Perseteruan ( BUKAN )Cicak VS BUAYA
Corner Points News
KOMITMENT SBY DIUJI
PERSETERUAN
[ BUKAN ]
CICAK DAN BUAYA
Oleh MH AL BANA LUBIS
Kalau boleh meminjam kata ‘terlalu pagi’, yang diucapkan Bung Adhnan Buyung Nasution, ketua Tim Pencari Fakta ( TPF ) bila memvonis siap yang benar dan siapa yang bersalah, dalam kasus perseteruan para institusi penegak hukum. Terlebih dengan ditanggapnya Chandra M Hamzah dan Bibid Samad Rianto dengan tuduhan pemerasan kepada Anggoro Widjojo ( tersangka kasus suap PT Masaro ). Serta adanya tuduhan ‘pengkerdilan’ KPK, kita tidak bisa memutuskan karena palu belum terketuk di Meja Agung Mahkama Konstitusi.
Pangkal perseteruan antara ( Bukan ) Cicak dan Buaya berawal dari pengakuan Kepala Badan Reserse Kriminal Susno Duadji, beliau mengaku ada lembaga yang menyadapnya ( 3/6 ), KPK pun membantah pernyataan tersebut, bahwa KPK tidak menyadap Susno Duadji. Perseteruan pun memanas saat KABARESKRIM Susno Duadji menjumpai Anggoro Widjojo di Singapura beralih penangan kasus, setelah KPK menyatakan bahwa bos PT Masaro tersebut adalah buronan Institusi tersebut.
4 Agustus, Ketua KPK non aktif, Antasari Azhar mengatakan dalam testimoninya, tentang adanya penyuapan pimpinan KPK dari Ari Mulyadi. Bak mendapatkan santapan mangsa tim penyidik langsung menanggapi testimoni tersebut, ini yang menjadi setting plot dalam sebuah pertunjukan teater, menjadi landasan bukan mencari fakta tetapi mencari salah. Gesekan perseteruan antara ( Bukan ) Cicak dan Buaya semakin dirasakan oleh berbagai kalangan masyarakat. Walau pada akhirnya kedua pimpinan tersebut membuat opini publik, bahwa kedua intansi penegak hukum tersebut menyatakan tidak ada perseteruan antara keduanya.
Mereka pun diam dalam gerak, Berjalan dengan jobdesk –nya masing – masing Namun, ketenangan itu tergangu, dengan munculnya transkrip percakapan yang melibatkan keduanya. Bukan itu saja, pencatutan nama RI-1 tertulis pula dalam transkrip tersebut. Ini tidak membuat SBY terdiam untuk mencari siapa dalang di balik ini semua.
KPK menyadap ponsel Anggodo Widjojo, adik dari Anggoro Widjojo, seolah KPK tak tahu apa yang direncanakan Anggodo Sang sutradara, KPK memiliki cara lain dalam menangani mafia kerah putih tersebut. Babak demi babak dalam skenario diikuti KPK dengan baik. Terlebih dua pimpinan KPK menjadi pemain dalam skenario itu. Tanpa disadari sang sutradara pun terjebak ikut bermain dalam film Senjata Makan Tuan
Dalam skenario, pemain utama Bibid Samad Rianto sebagai Terjebak satu dan Chandra M Hamzah sebagai terjebak dua, terjerumus dalam penjara atas dalih pertama pemerasan, namun skrip yang dimainkan berubah, ada pemain lain yang lebih kreatif untuk mengganti kasus dengan dalih penyalahgunaan wewenang. Perubahan skrip itu dikarenakan kondisional yang tidak memungkinkan cerita tersebut untuk dimainkan, karena waktu nya tidak tepat, terjebak pertama posisnya ada di luar negeri yang tidak memungkinkan bermain di episode Pemerasan. Direncanakan sejumlah uang akan diberikan Ari Mulyadi, pemain pembantu yang berperan sebagai kurir kepada terjebak satu. Di scene lainnya, terjebak dua sedang konsentrasi di dalam ruang kerjanya yang tidak memungkinkan pula menerima uang tersebut. Laporan pun berubah, dibuatlah sebuah skenario alternatif, untuk Episode Penyalahgunaan wewenang. Akhirnya keduanya pemain terjebak dalam pasal yang dibuat – buat kemenangan untuk sutradara.
KPK menanti waktu yang tepat untuk membuka tabir dibalik Sang sutradara, untuk ikut terlibat dalam pertunjukan akbar di panggung pertunjukan dengan setting latar sebuah Mahkama Pradilan. Waktu pertunjukan dinanti banyak mata yang ikut menyaksikan.
Sidang uji materi pun digelar Mahkama Konstitusi ( 3/11 )
Sebagaimana diketahui, dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit-Chandra mengajukan permohonan Uji materi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Mereka meminta Mahkamah membatalkan Pasal 32 Ayat 1 huruf c UU KPK yang berbunyi, “Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi berhenti atau diberhentikan karena : menjadi terdakwa karena melakukan tindak pidana kejahatan.”
Jutaan mata dibuat terpana dengan ”skenario” yang ditayangkan langsung oleh sejumlah televisi swasta dari Gedung Mahkamah Konstitusi, Selasa (3/11). Ratusan orang melihat langsung sidang terbuka yang memperdengarkan rekaman percakapan telepon seluler Anggodo Widjojo dengan sejumlah pejabat kepolisian dan kejaksaan. Suara tersebut oleh segelintir orang dianggap rekayasa, hanya Masyarakat yang mampu menelaah semua yang terjadi. Dengan mengabaikan benar atau tidakah rekaman tersebut, biar fakta kebenaran itu kita tunggu.
Dalam rekaman itu dengan vulgar menyebut bagaimana merancang kasus hingga tawar-menawar imbalan atau pun fee kepada pihak-pihak yang diduga ikut merekayasa. Sejumlah tokoh masyarakat hingga aktivis 1998 berdatangan ke Gedung Mahkamah Konstitusi(MK).
Sungguh hebat skenario yang dibuat Anggodo selaku sutradara dibalik perseteruan yang selama ini membuat panas telinga dua institusi penegak hukum. Presiden pun tak tinggal diam, sebelumnya beliau membentuk Tim Pencari Fakta ( TPF ), tim ini terdiri dari 8 orang. Duduk sebagai ketua adalah Adnan Buyung Nasution, wakil ketua Koesparmono Irsan dan sekretaris Denny Indrayana. Sementara anggotanya adalah Anies Baswedan, Todung Mulya Lubis, Amir Syamsudin, Hikmahanto Juwana, dan Komaruddin Hidayat. Mereka diberi waktu dua minggu untuk bekerja dan hasil identifikasi fakta dilaporkan kepada Presiden. Terlebih presiden pun geram dengan pencatutan namanya dalam transkrip dan rekaman telepon tersebut.
Perseteruan pun belum berakhir, beberapa kalangan dan masyarakat desakan berbagai pihak yang meminta kasus Chandra M hamzah dan Bibit S Riyanto untuk dihentikan dengan mengeluarkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) tidak digubris Polri. Bahkan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri menegaskan tidak akan menghentikan penyidikan kasus tersebut. Dengan alasan adanya bukti – bukti yang mereka temukan.
Komitmen presiden pun diuji dan menjadi taruhannya dalam menuntaskan kasus korupsi yang terjadi di negeri ini, apakah sesuai dengan janji – janjinya saat pemilu lalu. Perjuangan dan komitmen SBY bukan diatas janji, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya menetapkan 45 program penting dalam 100 hari program aksi pemerintahan yang baru. Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11) petang.
“Dari 45 program aksi itu, saya menetapkan 15 di antaranya saya sebut dengan program pilihan. Yang ini lebih mendesak untuk bisa kita laksanakan,” kata Presiden.
Program prioritas pertama Presiden adalah “Pemberantasan Mafia Hukum”. “Yang saya sebut dengan mafia dalam arti yang luas adalah mereka-mereka yang melakukan kegiatan merugikan pihak lain, misalnya makelar kasus, suap-menyuap, pemerasan, jual-beli perkara, mengancam saksi, mengancam pihak-pihak lain, pungutan-pungutan yang tidak semestinya, yang merusak rasa keadilan, juga mengakibatkan kerugian material, bagi mereka yang menjadi korban, dan mendatangkan keuntungan yang tidak halal, tidak legal,” papar Presiden.
Entah sampai kapan perseteruan ini kan berakhir, siapakah yang diuntungkan dalam kasus pertikaian antara aparat penegak hukum. Sadarkah mereka masih banyak kasus – kasus yang belum diselesaikan, dimana pertaruhan amanat yang mereka emban, sadarkah mereka para koruptor di negeri ini tertawa menyaksikan perseteruan institusi penegak hukum. Dan jadikanlah kasus ini menjadi ibrah, serta evaluasi masing – masing institusi tersebut sejauh manakah komitmen mereka menegakan keadilan di negeri yang sudah cukup menderita ini. Hanya hati nurani mereka yang bicara.

Perseteruan (BUKAN) CICAK VS BUAYA
Add comment November 7, 2009
akualbana
Pengaruh Situs-situs Jaringan Internet terhadap aspek sosial
Metode Penelitian Sosial
Dampak Situs Pertemanan Dan Game One Line
Dalam Jaringan Internet di Kalangan Pelajar
BAB I
Pendahuluan
I. Latar Belakang
I.1 Alasan Pemilihan Judul
• Perkembangan teknologi komunikasi dalam hal ini Internet, membuka akses khalayak umum dalam mencari informasi baik itu teknik atau pun junkfood akses informatika. Kita pun merasakan betapa bermanfaatnya perkembangan teknologi komunikasi tersebut, baik langsung maupun tidak langsung.
• Layanan yang ditawarkan jaringan internet pun membuat kita dapat secara direct communication kepada rekan kita walau dibatasi dengan ruang, jarak bahkan waktu sekalipun. Dan internet juga memberikan kita akses secara mudah untuk memperoleh hiburan visual maupun interaktif visual.
I.2 Rumusan Masalah,
• Disamping jaringan internet memudahkan kita dalam komunikasi atau memperoleh hiburan, tetapi tak dapat kita pungkiri pula, ada satu permasalahan yang timbul.
• Internet itu hanya sebuah medium penyampaian informasi, seperti siaran TV/Radio dan jaringan telepon, namun ia lebih canggih karena bisa menghantarkan informasi dalam berbagai bentuk (multimedia) dan tentu saja dua arah. Internet bersifat netral, tergantung bagaimana penggunaannya. Apabila digunakan dengan baik, bisa luar biasa bermanfaat, khususnya bagi generasi muda dalam bidang pendidikan, materi pelajaran bisa disampaikan dalam berbagai bentuk, gambar, animasi, film, suara dan konten-konten interaktif. Murid bs lebih mudah belajar dan berkreasi. Ilmu pengetahuan dan informasi terbaru dpt disampaikan dlm waktu yg sangat singkat dari dan ke belahan bumi manapun. Generasi muda juga dapat berkomunitas dgn siapapun tanpa menghiraukan ruang dan waktu. Berhubung Internet sangat versatil penggunaannya, dampak negatif juga sulit dihindari, Seperti yg telah disebutkan, informasi dpt mengalir dgn sgt cpt dr dan ke manapun. Bagaimana bila informasinya bersifat negatif? Dgn berbagai bentuk, (film, suara, gambar, dll) dpt tersebar dan dikonsumsi banyak orang dgn sgt cepat. Tidak ada bts dgn siapa mereka berhubungan, apakah individu – individu itu berpengaruh buruk atau tidak.
I.3 Tujuan Penelitian
• Menyampaikan informasi dari beberapa refrensi situs pertemanan yang ada dalam jaringan internet, dengan penggunaan yang proposional.
• Meminimaliskan resiko negatif situs pertemanan dan game online di kalangan pelajar, serta dampak yang timbul.
• Mengetahui lebih jauh apa yang sering para pelajar lakukan dalam mengakses situs pertemanan serta Game Online.
I.4 Manfaat Penelitian
• Secara teoritis, penelitian ini mencoba mengetahui serta prosesi akses situs perteman dan game Online. Serta histrologi terciptanya beberapa situs pertemanan dan game online.
• Secara praktis, penelitian ini sebagai teori terapan dari manfaat penelitian secara teoritis dan menjelaskan beberapa akses pengunaan situs-situs tersebut.
• Mencegah sejak dini, pengaruh negatif dampak atau resiko yang timbul dari penggunaan situs – situs tersebut.
BAB II
II.1 Batasan Istilah
Penggunaan bahasa dalam pembuatan makalah ini berdasarkan penelitian, refrensi dan beberapa hasil survey. Sehingga penggunaan tata bahasa berdasarkan tema yang kami usung, mungkin dari beberapa kalangan tertentu penggunaan bahasa serta istilah tersebut bukan barang baru. Namun, untuk khalayak umumnya istilah dan bahasa tersebut sebagai acuan memacu untuk mengetahui tema apa yang kami angkat, dikarenakan perkembangan teknologi komunikasi memcau kita untuk mengikuti perkembangannya.
II.2 Narasitas penyampaian makalah
Sudut bahasan yang kami coba ketengahkan merujuk pada beberapa sisi sosial dan teknologi komunikasi serta Psikologi remaja khususnya dan masyarakat pada umumnya, sehingga apa yang kami ketengahkan merupakan issue terkini dari permasalahan komunikasi yang ada. Disertai refrensi yang mendominasi penggunaan situs jaringan yang sering diapplikasi. Serta pengaruh psoitif dan negative.
II.3 Hipotesis
Dengan berkembanganya teknologi komunikasi serta cyebernett dewasa ini, disamping fasilitas kemudahaan dan manfaat yang positif, muncul pula hal – hal yang negative pula, untuk meminimalisir hal tersebut perlu ada tindakan prefentive, seperti ;
1. Strategi pemerintah dan pengawasan yang maksimal dalam menangani perkembangan teknologi komunikasi serta beberapa situs yang dinilai non-normatif.
2. Mengarahkan pelajar khususnya, resiko atu efek dari applikasi situs dan perlu adanya filtrasi kemungkinan dampak buruk yang akan timbul dari berkembangnya jejaringan sosial, game online dan situs lainnya yang mempengaruhi psikis para pelajar tersebut.
BAB III
PEMBAHASAN
Mengenal Beberapa Situs global yang sering diakses
I. Jaringan Pertemanan dan Game online
1. Situs jaringan pertemanan
Beberapa penjelasan dan historitikal munculnya beberapa situs jaringan sosial serta game online yang sering diakses para pencinta dunia maya yang pada umumnya kalangan pelajar.
www.multiply.com – yang kita gunakan sekarang ini. Kabarnya situs ini sedang naik daun di Indonesia., www.friendster.com, pengguna terbesar di asia tenggara khususnya Indonesia. Ini disebabkan karena kaum muda Indonesia memang menyukai hal-hal berbau pertemanan. www.orkut.com – Terintegrasi dengan account google.com. www.myspace.com – Punya fitur yang lebih banyak dari fs. Untuk ukuran dunia, myspace kabarnya paling populer saat ini, tapi keliatannya di Indonesia justru kurang ada gaungnya. www.meetup.com dan www.tribe.net – Situs ini membagi penggunanya berdasarkan tempat tinggal dan minat. www.linkedin.com. Komunitas online bagi profesional.www.temanster.com – Friendster ala Indonesia. Ada aja. www.sohib.com – Masih buatan Indonesia, desainnya lebih cerah dan atraktif. www.fupei.com – Desainya sederhana. www.hi5.com – Tersedia dalam berbagai macam bahasa. www.thefacebook – Komunitas online melalui kampus www.monster.com – Jaringan komunitas online untuk pencari kerja. www.tagged.com – mirip friendster
a Multiply
Peter Pezaris mendirikan Multiply.Com yang berbasis di Boca Raton, Florida pada bulan Desember 2003. Perusahaan ini kemudian meluncurkan website layananan jaringan sosial http://www.multiply.com pada bulan Maret 2004.
Perkembangan Multiply yang relatif tabil membuatnya menjadi site yang populer saat ini. Sepanjang tahun 2006 Multiply mencapai pertumbuhan 500% dalam jumlah anggota, page view dan jumlah post. Pada tanggal 13 November 2006, Multiply meluncurkan versi 3.0 dari layanannya. Dan pada bulan Maret 2007, site ini telah melewati jumlah 4 juta pengguna terdaftar.
Peter Pezaris sendiri merupakan adalah pendiri, Presiden, dan CEO Multiply. Sebelum mendirikan Multiply, Peter bekerja sebagai Presiden Operasional dan Pengembangan Produk di CBS SportsLine.Com dimana ia bertanggungjawab terhadap operasi teknologi dan komputer sebagaimana juga dengan pemrograman dan produksi. Ia mengawasi jalannya NFL.Com, PGATour.Com, CBS.SpostsLine.Com, dan MVP.Com yang melayankan jutaan halaman pertahun kepada 10 juta pelanggan.
b Friendster
adalah sebuah layanan jaringan sosial internet. The Friendster site ini didirikan di Mountain View, California, Amerika Serikat oleh Roland Gochangco Maret 2002,, dan merupakan milik pribadi. Friendster didasarkan pada Paguyuban dan Web of Friends teknik untuk jaringan individu dalam komunitas virtual dan menunjukkan fenomena dunia kecil. Saat ini memiliki lebih dari 70 juta anggota di seluruh dunia dan banyak digunakan di Asia . Berdasarkan Alexa.com, Friendster peringkat 2 situs paling sering dikunjungi di Filipina dan pihak ketiga friendster-layouts.com, 16th. Hal ini diperkirakan bahwa hampir 90 persen pengguna internet di Filipina memiliki account Friendster. David Jones, Vice President untuk pemasaran global Friendster, mengatakan bahwa “persentase terbesar pengguna adalah dari Filipina, clocking dalam dengan 39 persen dari lalu lintas situs.”
c. FACEBOOK
Facebook diluncurkan pertama kali pada tanggal 4 Februari 2004 oleh Mark Zuckerberg sebagai media untuk saling mengenal bagi para mahasiswa Harvard.
Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook. Zuckerberg pun akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membantu mengembangkan Facebook dan memenuhi permintaan kampus-kampus lain untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya. Dengan kesuksesannya tersebut, Zuckerberg beserta dua orang temannya memutuskan untuk pindah ke Palo Alto dan menyewa apartemen di sana. Setelah beberapa minggu di Palo Alto. Zuckerberg berhasil bertemu dengan Sean Parker (cofounder Napster), dan dari hasil pertemuan tersebut Parker pun setuju pindah ke apartemen Facebook untuk bekerja sama mengembangkan Facebook. Tidak lama setelah itu, Parker berhasil mendapatkan Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Thiel menginvestasikan 500 ribu US Dollar untuk pengembangan Facebook.
Jumlah account di Facebook terus melonjak, sehingga pada pertengahan 2004 Friendster mengajukan tawaran kepada Zuckerberg untuk membeli Facebook seharga 10 juta US Dollar, dan Zuckerberg pun menolaknya. Zuckerberg sama sekali tidak menyesal menolak tawaran tersebut sebab tak lama setelah itu Facebook menerima sokongan dana lagi sebesar 12.7 juta US Dollar dari Accel Partners. Dan semenjak itu sokongan dana dari berbagai investor terus mengalir untuk pengembangan Facebook. Pada September 2005 Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa., Facebook pun membuka jaringannya untuk para siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook juga membuka jaringannya untuk para pekerja kantoran.
2. Game Online
Ada ± 100 situs game online yang sering dikases, namun hanya beberapa situs yang popular dikalangan game online, www.hotgame-online.com HotGame. Isi HotGame Online tentu saja sama dengan majalah HotGame, plus fitur-fitur komunitas. www.videogamesindonesia.com Info gamenya oke. Forumnya ramai. Salah satu situs info game Indonesia yang bertahan lama. www.gameindo.com . Selain info game, situs game berbahasa Indonesia ini juga menampilkan babes. www.gamespot.com
Kalau mau tahu info game terbaru, inilah situsnya. Dari news, preview, review, screenshoot, hingga movies dari berbagai platform konsol ada di situs milik jaringan CNET Network ini. Tapi nggak semua halamannya gratis, Get Complete Gamespot , beberapa refrensi game on line yang berkembang dewasa ini, www.ign.com ,
www.gamestop.com,www.gamespy.com,www.gamezone.com .www.gameszoom.com www.gamespot.com,www.gameindo.com www.videogamesindonesia.com,www.hotgame-online.com.
II. Dampak dari Situs – Situs tersebut
Seberapa cerdas kita menggunakan waktu di depan internet? Boleh jadi itulah pertanyaan yang kini muncul seiring dengan perkembangan penggunaan internet di dunia. Indonesia sebagai salah satu negara berpenduduk terbesar di dunia memiliki jumlah pengguna internet cukup banyak. Berdasarkan data Internetworldstats, hingga saat ini pengguna internet di Indonesia mencapai lebih dari 25 juta orang.
Angka ini 10,4 persen dari populasi atau 1,5 persen dari pengguna di dunia. Karena itu, Indonesia berada pada peringkat ke-15 dunia sebagai negara pengguna internet terbesar. Yang menarik, dari seluruh pengguna internet di Indonesia, lebih dari 50 persennya (sekira 12 juta) tercatat sebagai pemilik akun jejaring sosial Facebook. Jumlah ini menempati peringkat tujuh besar pengguna Facebook di dunia. Adapun pertumbuhan pengguna Facebook di Indonesia mencapai 6,84 persen dalam satu pekan terakhir. Facebook di Indonesia diakses mulai dari murid sekolah dasar, menengah dan tingkatan akademik lainnya hingga pekerja kantor. Dengan semakin pesatnya perkembangan pengguna Facebook, tak dapat dimungkiri bahwa penggunaan Facebook memiliki dampak, baik positif maupun negatif. Pertanyaannya, bagaimana masyarakat dapat menggunakan Facebook dengan bijaksana sesuai dengan kebutuhan?, pengguna situs ini, umumnya pria berusia di bawah 25 tahun. Saat ini, semakin banyak masyarakat yang menggunakan jejaring sosial,semakin banyak hal positif maupun negatif yang ditimbulkan baik untuk pengguna maupun lingkungan sekitarnya. Sebenarnya banyak sekali manfaat yang kita dapatkan dari jejaring sosial seperti kemudahan berkomunikasi, jalinan silaturahmi dengan sanak saudara yang tinggal jauh, penambahan wawasan dan pengetahuan.Namun, tak jarang, para pengguna situs jejaring sosial seperti Facebook memakai situs ini untuk hal-hal negatif seperti penyebaran pornografi, bahkan yang sedang heboh adalah Facebook dijadikan media perselingkuhan. Berdasarkan temuan-temuan tersebut, satu simpulan yang bisa ditarik adalah kehadiran teknologi informasi yang pesat dan “kepraktisannya” memungkinkan adanya perubahan perilaku atau kebiasaan hidup dalam pergeseran perilaku. Contoh kasus, Asep Saepul, seorang buruh pabrik di kawasan Jakarta Barat, jarinya hampir tergilas mesin pemotong kaleng, lantaran ia menyempatkan diri hanya untuk meng¬-update satatus. Selain itu, masih banyak lagi masalah pelanggaran privasi lain dengan menggunakan media Facebook. Bahkan Facebook juga dituding sebagai media yang paling terkait dengan meningkatnya angka perceraian antara pasangan menikah.
Ditemukan sebanyak 30 persen anak usia 11-16 tahun telah mengalami pelecehan cyber dan menjadi target melalui situs Bebo. Kasus pelecehan secara online di Inggris yang masuk ranah hukum pertama kali telah mengakibatkan Keeley Houghton (18), dipenjara akibat tindakan pelecehan via internet. Dan beberapa kasus lokal yang baru terjadi seperti kasus Prita ( Ibu Rumah Tangga – Tangerang ). Sedangkan untuk penggunaan akses game online yang tersedia di jaringan internet, adakalanya dijadikan ajang pertaruhan seperti pada game poker yang biasa dijadikan medium via rekening untuk transaksi game tersebut, disamping itu dengan hadirnya game online yang disediakan layanan jasa warnet menjadi ajang absent pelajar pada jam sekolah,. Fakta kasus, tiga pelajar SLTP di kawasan Jakarta Barat, tertanggap basah mencuri unggas. Saat dikonfirmasi, mereka beralasan untuk bermain game online di warnet.
BAB IV
Penutup
I. Kesimpulan
Dengan semakin pesatnya perkembangan pengguna internet, tak dapat dimungkiri bahwa penggunaan layanan tersebut memiliki dampak, baik positif maupun negatif. Sejatinya, jejaring sosial umumnya memiliki fungsi yang dapat dimanfaatkan pengguna dalam hal memperluas interaksi berdasarkan kesamaan nilai. Tetapi, banyak fakta yang mengungkapkan hal negatif. Seberapa cerdas kita menggunakan waktu di depan internet? Boleh jadi itulah pertanyaan yang kini muncul seiring dengan perkembangan penggunaan internet di dunia. Indonesia sebagai salah satu negara berpenduduk terbesar di dunia memiliki jumlah pengguna internet cukup banyak. Banyak pula fakta tak tertulis yang terjadi di seputar kita. Namun apa pun satu perubahan pastilah memiliki dampak dan pengaruh dalam menopang kemajuan tersebut. Tak ada jalan yang lurus menjulur, pastilah ada kelok yang mesti di tempuh. Begitu juga halnya kemajuan teknologi komunikasi khususunya, selain ada kemudahaan yang diberikan, ada pula sisi negative yang harus diamati.
2. Saran
Seiring perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat perkembangannya, mesti ada sebuah lembaga yang mengontrol kemungkinan yang terjadi di dunia cyber. Toh, terkadang mesti memiliki lembaga pengawasan tertentu, masih banyak hal – hal yang menjadi ketentuan dan peraturan itu dilanggar. Apa lagi tidak adanya pengawasan, lebih banyak lagi kemungkinan hal yang terjadi.
Perlu adanya peraturan yang serius dari lembaga pemerintahan yang berwenang dalam mengatur undang – undang informasi dan teknologi komunikasi guna membatasi gerak para webber yang tidak normative.
Dan dari pihak pengajar pun, perlu kontribusinya dalam menanggapi hal yang bersifat propoaktif dalam perkembangan teknologi komunikasi yang bertentangan dengan tindakan yang bertentangan dengan norma – norma yang berlaku dalam tatanan satu negara.
Selain itu, peranan guru dalam mengarahkan para anak didiknya untuk bisa menelaah situs – situs mana saja yang bisa di konsumsi dan situs – situs apa saja yang tak layak mereka akses. Serta pengaruh dari situs – situs tersebut kepada psikologi kejiwaan dan perubahan perilaku di luar batas kewajaran.
Add comment November 25, 2009
akualbana
RADIO
A. RADIO
Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).
I. Sejarah Radio
Tolak ukur sejarah munculnya radio berawal ketika ahli fisika Jermar bernama Heinrich Hertz pada tahun 1887 berhasilmengirim dan menerima gelombang elektro. Upaya tersebut dilanjutkan oleh Guglielmo Marconi ( 1874 – 1937 ) dari Italia yang sukses mengirimkan sinyal morse berupa titik sinyal morse dalam bentuk titik dan garis dari sebuah pemancar kepada suatu alat penerima. Sinyal yang dikirim Marconi ini berhasil menyebrangi Samudra Atlantik pada tahun 1901 dengan menggunakan gelombang elektromagetik.
Selama ini Guglielmo Marconi dianggap sebagai penemu radio. Padahal sebenarnya banyak orang berperan dalam pengembangannya. Awal 1800-an secara terpisah Joseph Henry, profesor dari Pinceton University, dan fisikawan Inggris Michael Faraday mengembangkan teori induksi. Percobaan mereka terhadap elektromagnet membuktikan arus listrik di sebatang kawat dapat menimbulkan arus di batang kawat lain, meski keduanya tidak berhubungan. Tahun 1864 fisikawan Inggris lain James Clerik Maxwell, berteori bahwa arus listrik dapat menciptakan medan magnet dan bahwa gelombang elektromagnet bergerak dengan kecepatan cahaya. Teori Maxwell itu belakangan dibuktikan kebenarannya oleh percobaan yang dilakukan fisikawan Jerman Heinrich Hertz, tahun 1880.
Dasar teori dari perambatan gelombang elektromagnetik pertama kali dijelaskan pada 1873 oleh James Clerk Maxwell dalam papernya di Royal Society mengenai teori dinamika medan elektromagnetik (bahasa Inggris: A dynamical theory of the electromagnetic field), berdasarkan hasil kerja penelitiannya antara 1861 dan 1865.
Pada 1878 David E. Hughes adalah orang pertama yang mengirimkan dan menerima gelombang radio ketika dia menemukan bahwa keseimbangan induksinya menyebabkan gangguan ke telepon buatannya. Dia mendemonstrasikan penemuannya kepada Royal Society pada 1880 tapi hanya dibilang itu cuma merupakan induksi.
Adalah Heinrich Rudolf Hertz yang, antara 1886 dan 1888, pertama kali membuktikan teori Maxwell melalui eksperimen, memperagakan bahwa radiasi radio memiliki seluruh properti gelombang (sekarang disebut gelombang Hertzian), dan menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat diformulasikan ke persamaan turunan partial disebut persamaan gelombang.
Radio awalnya diremehkan dan perhatian kepada penemenuan baru itu hanya terpusat sebgai alat teknologi transmisi. Radio lebih banyak digunakan oleh militer dan pemerintahan untuk kebutuhan penyampaian informasi dan berita. Radio lebih banyak dimanfaatkan pula oleh kalangan pengusaha untuk tujuan yang berkaitan dengan ideology dan politik secara umum.
Peranan radio mulai dikaui pada tahun 1909, ketika informasi yang dikirim radio mampu menyelematkan penumpang kapal laut yang mengalami kecelakaan dan tenggelam. Awal penciptaan radio dalam bentuk besar dan tidak menarik. Namun pada tahun 1926, perusahaan manufaktur radio berhasil memperbaiki kualitas produknya. Pesawat radio sudah menggunakan tenaga listrik yang ada di rumah sehingga lebih praktis, menggunakan dua knop untuk mencari sinyal, antenna dan penampilannya yang lebih baik menyerupai peralatan furniture. Sebelumnya, pada Tahun 1925 – 1930, sebanyak 17.000.000 pesawat radio terjual kepada masyarakat dan dimulailah era radio menjadi media massa.
Stasiun Radio pertama muncul ketika seorang ahli teknik bernama Frank Conrad di Pittsburgh AS, pada tahun 1925 Frank membangun sebuah pemancar radio di garasi rumahnnya. Conrad menyiarkan lagu – lagu, mengumumkan hasil pertandingan olahraga dan menyiarkan instrument musik yang dimainkan putranya sendiri. Stasiun yang pertama di dirikan Conrad bernama, KDKA dan masih mengudara hingga saat ini, dan menjadikan Radio tertua di dunia.
Dari pengembangan stasiun radio milik Conrad, sebuah perusahaan National Broadcasting Company ( NBC ), pada tahun 1926 NBC menawarkan program kepada ke berbagai radio yang bersedia menjadi anggota jaringan. Sehingga beberapa radio berbagi stasiun radio saling berhubungan satu sama lain sehingga membentuk jaringan radio.
Dari situlah perkembangan teknologi radio melaju begitu pesatnya dan berkembang dari milik pribadi dan beralih menjadi satu bisnis marketing yang efisien. Pada pertengahan 1930, Edwin Howard Armstrong, berhasil menemukan frekwensi modulasi ( FM ), penemuan Edwin berbeda dengan radio yang banyak dipasarkan saat itu, yang menggunakan frekwensi AM ( amplitudo modulasi ), radio FM memiliki kualitas suara yang lebih bagus, jernih dan bebas dari gunakan siaran ( static ). Hasil penemuannya itu, ia coba untuk dijual oleh perusahaan Radio Corperation America ( RCA ), David Sarnoff, pemimpin perusahan tersebut yang mengembangkan sistem frekwensi AM. Namun, upaya Edwin pupus, setelah adanya penolakan dari RCA dengan alasan mereka lebih tertarik untuk mengembangkan televisi. Kekeliruannya itu diakui oleh David, untuk itu ia menawarkan sejumlah uang kepada Edwin agar hak atas radio FM. Edwin menolak tawarannya tersebut. Hasil penemuan Edwin Howard belum sempat dikembangkan karena saat itu tercetus Perang Dunia II.
Tahun 1960, Perkembangan program Radio pertama kali mulai dianulir sebagai sebuah perusahaan bisnis dengan program radio serta pemasangan iklan mulai menjadi target bisnis dalam perkembangan berikutnya. Stasiun radio mulai memproduksi acaranya sendiri dan berkonsentrasi untuk mendapatkan iklan dari pemasangan iklan lokal.
II. SEJARAH RADIO MASUK KE INDONESIA
Tahun 1925, pada masa pemerintahan Hindia Belanda prof. Komans dan Dr. De Groot berhasil melakukan komunikasi radio dengan menggunakan stasiun relai di Malabar, Jawa Barat. Kejadian ini diikuti dengan berdirinya Batavia Radio Vereniging dan NIROM.
Tahun 1930, amatir radio di Indonesia telah membentuk organisasi yang menamakan dirinya NIVERA (Nederland Indische Vereniging Radio Amateur ). Yang merupakan organisai amatir radio pertama di Indonesia berdirinya organisasi ini disakan oleh Hindia – Belanda.
Perkembangan Radio di Indonesia
Studi yg dilakukan Krishna dan David Hill menunjukkan fasilitas radio siaran pertama di Hindia, berupa radio komunikasi Angkatan Laut, mengudara thn 1911 di Sabang.
Hingga akhir PD I, mendengarkan radio dianggap ilegal. Setelah PD I peraturan mulai longgar, para broadcaster amatir membangun Batavia Radio Society, yg mulai siaran tetap thn 1925, 6 thn setelah siaran masuk dunia yg pertama terjadi di Belanda.
Thn 1934 masyarakat radio komunitas Belanda, Netherlandsche Indische Radio Omroep Maataschappij (NIROM), diberi izin pemerintah utk mendanai operasinya di seluruh Jawa dgn memungut pajak radio melalui kantor pos dan telegraf.
Pendirian NIROM tdk lepas dari peran Prof.Dr.Ir. Komans-Netherland dan Dr.Ir. De Groot-Batavia, yg pada thn 1925 berhasil melakukan komunikasi radio dgn menggunakan stasiun relai di Malabar.
Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI) lahir thn 1930, pada masa pemerintahan Hindia Belanda amatir radio di Indonesia membentuk organisasi NIVERA (Nederland Indische Vereniging Radio Amateur) yg merupakan organisasi amatir radio pertama di Indonesia
Antara thn 1933-1943 anggota NIVERA mendirikan Solosche Radio Vereneging.
Jaringan pribumi pertama, Perikatan Perkumpulan Radio Ketimuran (PPRK) diberi izin terbatas thn 1937 utk menyiarkan hal-hal mengenai kebudayaan atau sosial.
Cikal bakal ORARI diteruskan dgn lahirnya PRAI (Persatuan Radio Amatir Indonesia) akhir 1945.
Desember 1949, saat penyerahan kedaulatan dari Pemerintah Belanda kpd Republik Indonesia Serikat, semua kegiatan dibubarkan.
Thn 1950-1952 Amatir Radio Indonesia membentuk PARI (Persatuan Amatir Radio Indonesia).
Di akhir thn 1952, karena memandang situasi di tanah air tdk memungkinkan, Pemerintah Indonesia mengeluarkan ketentuan selain pemancar radio milik pemerintah dilarang mengudara.
Kegiatan amatir radio dibekukan pada kurun waktu 1952-1965. Pembekuan ini diperkuat dgn UU No. 5 Thn 1964 yg mengenakan sanksi thd mereka yg memiliki radio pemancar tanpa seizin pihak yg berwenang.
Namun thn 1966 antusias amatir radio utk mengudara tdk dpt dibendung lagi.
Tanggal 14-26 Februari 1966, radio Ampera merupakan sarana perjuangan Kesatuan-kesatuan Aksi dlm perjuangan Orde Baru.
Setahun kemudian di berbagai daerah telah terbentuk organisasi-organisasi amatir radio seperti PARD (Persatuan Amatir Radip Djakarta), PARB (Persatuan Amatir Radio Bandung), PARJ (Persatuan Amatir Radio Jogjakarta).
Tanggal 9 Juli 1968 berdirilah ORARI yg pelaksanaan teknis dan administratifnya dijalankan sesuai dgn Surat Keputusan DETELRI (Dewan Telekomunikasi RI) No. 004/1968. Selanjutnya hari itu dinyatakan sebagai hari lahir ORARI dan Hari Amatir Radio Indonesia.
Kembali ke sejarah perkembangan radio, toleransi resmi Belanda akan heterogenitas berakhir thn 1942, ketika tentara Jepang menempatkan semua stasiun radio di bwh kontrol Departemen Propaganda dan Informasi, Sendenbu, yg membentuk Java Broadcasting Superintendent Bureau utk mengawasi radio. Pemerintah Jepang melarang penerimaan dan penyiaran kembali semua transmisi luar negeri.
Malam 17 Agustus 1945, kaum Republik Indonesia berhasil menghindari kontrol Jepang thd stasiun Hoso Kyoku di Jakarta dan menyiarkan Pernyataan Kemerdekaan yg dibacakan pagi hari sebelumnya. Keesokan harinya, siaran itu dlm bahasa Indonesia, dgn terjemahan bahasa Inggris disiarkan ke seluruh negeri dan seluruh dunia dari Bandung.
Sejarah perkembangan radio juga ditandai dgn didirikannya Radio Republik Indonesia (RRI) pada tanggal 11 September 1945, oleh para tokoh yg sebelumnya aktif mengoperasikan beberapa stasiun radio Jepang di 6 kota.
Rapat utusan 6 radio di rumah Adang Kadarusman Jl. Menteng Dalam Jakarta memilih Dokter Abdulrahman Saleh sbg pemimpin RRI yg pertama.
Rapat juga menghasilkan deklarasi dgn sebutan Piagam 11 September 1945, berisi 3 butir komitmen tugas dan fungsi RRI yg dikenal dgn Tri Prasetia RRI.
Operasi RRI awalnya ditempatkan di bwh Departemen Penerangan mulai April 1946. RRI kemudian membangun divisi luar negeri, Voice of Indonesia, utk menyiarkan bulatin gelombang pendek utk luar negeri.
Dewasa ini RRI mempunyai 52 stasiun penyiaran dan stasiun penyiaran khusus yg ditujukan ke luar negeri “Suara Indonesia”.
Kecuali di Jakarta, RRI di daerah menyelenggarakan siaran dlm 3 program yaitu “Programa Daerah” yg melayani masy. sampai pedesaan, “Programa Kota (Pro II)” utk masy. perkotaan, dan “Programa III (Pro III)” yg menyajikan Berita dan Informasi (News Channel) kpd masy. luas (www.rri-online.com).
B. PROGRAM RADIO
Tingkat persaingan bisnis radio memaksa perusahan radio untuk lebih kreatif lagi mengkemas program radio dengan tujuan menjaring target jumlah audiens yang mendengar yang berkaitan dengan nilai jual atau bisnis dari company radio tersebut untuk mengkemas format radio yang sesuai dengan kebutuhan audiens.
Pringle- Star – Mc Cavitt ( 1991 ), menjelaskan bahwa hal mendasa dari fprmat program radio itu didominasi oleh satu elemen isi atau suara yang utama yang dikenal dengan format ). Dengan kata lain format adalah penyajian program dan musik yang memiliki ciri – ciri tertentu oleh stasiun radio. Format radio, merupakan identitas diri dan ciri radio tersebut.
Format siaran radio diwujudkan dalam bentuk prinsip – prinsip dasar tentang apa, untuk siapa dan bagaiman proses pengolahan suatu siaran hingga dapat diterima audien. Tujuan penentuan format siaran adalah untuk memenuhi sasaran khalayak secara spesifik dan untuk kesiapan berkompetisi dengan media lain di suatu lokasi siaran akibat maraknya pendirian stasiun radio.
Beberapa Format radio misalnya ;
• Format radio anak – anak
• Format remaja, muda, dewasa dan tua
Berdasarkan profesi
• Perilaku
• Gaya hidup
Format lain,
• Profesional
• Intelektual
• Petani, buruh, Mahasiswa, nelayan dan sebagainya.
Menurut Joseph Dominick ( 2001 ) format radio dalam kegiatan siaran harus tampil dalam empat wilayah, Yaitu ;
1. Personality
2. Pilihan musik mencakup Back Sound
3. Pilihan musik dan gaya bertutur ( talk ), dan
4. Spot atau kemasan iklan, jinggel, dan bentuk promosi acara radio.
Perkembangan radio terdapat lebih dari 100 format siaran, terdapat sekitar 10 format yang popular, tertua dan melahirkan garis keturunan ( derivasi ) format siaran selanjutnya.
Seluruh format stasiun radio dapat dikelompokan ke dalam tiga kelompok besar ;
• Format Musik
• Format Informasi
• Format khusus ( speciality ) Format untuk etnis dan agama
Format musik, memiliki kesulitan tersendiri dalam memformat radio dikarenakan genre musik yang begitu beragam. Format informasi, menjadi dua bagian ;
• Dominasi berita ( all news ) Berita lokal, regional, regional dan internasional.
• Dominasi perbincangan ( all talks dan talks news ).
Di Indonesia Format siaran menjadi wajib dimiliki setiap stasiun penyiaran sebagaimana ketentuan Undang – Undang penyiaran Pasal 33 ayat 2, Undang – Undang No. 32 tahun 2002 , “Ayat 2
Yang dimaksud dengan “perbandingan mata acara siaran” dalam ayat ini adalah perbandingan jumlah waktu siaran mata acara produksi dalam negeri dengan jumlah waktu siaran mata acara siaran produksi luar negeri sekurang-kurangnya 70 (tujuh puluh) berbanding 30 (tiga puluh). Perbandingan ini berlaku untuk semua jenis acara, termasuk film dan sinetron di televisi.
Format radio merupakan hal yang mengglobal dalam hal khusunya merangkum kepada Program Radio. Program radio sebenarnya tidak terlalu banyak jenisnya, yaitu musik dan informasi.
Program khusus dalam sebuah radio mencakub secara umum adalah
1. Produksi berita radio
2. Perbincangan ( talk show )
3. Info hiburan
4. Jinggel.
BERITA RADIO
Berita radio merupakan laporan atau sutu peristiwa atau pendapat penting atau menarik. Siaran berita adalah sajian fakta yang diolah kembali menurut kaidah jurnalistik radio.
Format penyajian berita radio, terdiri atas ;
1. Siaran langsung ( ( live report ),
2. Siaran tunda.
Laporan Jurnalistik radio terdiri atas tiga elemen ;
1. Narasi yang dituturkan penyiar.
2. rekaman wawancara dengan nara sumber.
3. Rekaman Atmosfer yaitu suara asli peristiwa.
Tujuan penyajian acara informasi antara lain, menginformasikan materi berita/ tips yang belum diketahu pendengar atau memberikan attensi ulang atau penekanan atas topic tertentu bagi pendengar yang sudah membaca materi itu atau di koran atau media massa lainnya.
PERBINCANGAN RADIO
Perbincangan radio ( talk show ) pada dasarnya adalah kombinasi antara seni berbicara dan seni wawancara. Tiga bentuk program perbincangan yang banyak digunakan stasiun radio ;
1. One-on-one-Show, yaitu bentuk perbincangan saat penyiaran ( pewawancara ) dan narasumber mendiskusikan suatu topic dengan dua posisi mikrofon terpisah di ruang yang sama.
2. Panel discussion, pewawancara sebagai moderatot hadir bersama narasumber.
3. Call in show, Program perbincangan yang hanya meibatkan teltpon dari pendengar.
Infotaiment Radio
Tiga bentuk infotaiment radio yang popular di Indonesia adalah ;
1. Info-entertainment penyampaian Informasi dari dunia hiburan.
2. Infotainment, penyampaian informasi, promosi dan sejenisnya.
3. Informasi dan entertainment, sajian informasi khususnya berisi berita – berita actual dilengkapi perbincangan yang tidak selau khazanah dunia hiburan.
Jinggel Radio
Adalah gabungan musik dan kata yang mengidentifikasikan keberadaan sebuah stasiun radio. Tujuannnya untuk mempromosikan keberadaan radio di tengah masyarakat.
Ada tiga jenis Jinggel yaitu ;
1. Jinggle untuk stasiun radio ( Radio Expouse ).
2. Jinggle untuk acara radio ( programme expose ), dan
3. Jinggke untuk penyiar radio ( announcer expose )
Prinsip produksi jinggel adalah ia harus mewakili citra radio yang ingin dibentuk di benak pendengar memiliki kekhasan materi dan kemasan dibandingkan radio lain dan dapat disiarkan berulang – ulang.
Add comment November 15, 2009
akualbana
SUDUT JAKARTA,Kejamnya Ibu Kota MASIH MENYIMPAN RAGAM KEINDAHAN
Kejamnya Ibu Kota
MASIH MENYIMPAN RAGAM KEINDAHAN
Continue Reading Add comment November 15, 2009
akualbana
TOKOH YANG TERLUPAKAN
Tokoh – tokoh Negeri tercinta yang hampir terlupakan ;
I. GESANG
Gesang atau lengkapnya Gesang Martohartono (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 1 Oktober 1917; umur 92 tahun) adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu asal Indonesia. Dikenal sebagai “maestro keroncong Indonesia,” ia terkenal lewat lagu Bengawan Solo ciptaannya, yang terkenal di Asia, terutama di Indonesia dan Jepang. Lagu ‘Bengawan Solo’ ciptaannya telah diterjemahkan kedalam, setidaknya, 13 bahasa (termasuk bahasa Inggris, bahasa Tionghoa, dan bahasa Jepang)
Lagu Bengawan Solo
Lagu ini diciptakan pada tahun 1940, ketika ia beusia 23 tahun. Gesang muda ketika itu sedang duduk di tepi Bengawan Solo, ia yang selalu kagum dengan sungai tersebut, terinspirasi untuk menciptakan sebuah lagu. Proses penciptaan lagu ini memakan waktu sekitar 6 bulan.
Lagu Bengawan Solo juga memiliki popularitas tersendiri di luar negeri, terutama di Jepang. Bengawan Solo sempat digunakan dalam salah satu film layar lebar Jepang.[1]
Kehidupan
Saat ini Gesang tinggal di jalan Gatot Subroto bersama keponakan dan keluarganya, setelah sebelumnya tinggal di rumahnya Perumnas Palur pemberian Walikota Surakarta tahun 1984 selama 20 tahun. Ia telah berpisah dengan istrinya tahun 1962. Selepasnya, memilih untuk hidup sendiri. Ia tak mempunyai anak. Pada tanggal 1 Oktober 2008 telah berusia 92 tahun.
Gesang pada awalnya bukanlah seorang pencipta lagu. Dulu, ia hanya seorang penyanyi lagu-lagu keroncong untuk acara dan pesta kecil-kecilan saja di kota Solo. Ia juga pernah menciptakan beberapa lagu, seperti; Keroncong Roda Dunia, Keroncong si Piatu, dan Sapu Tangan, pada masa perang dunia II. Sayangnya, ketiga lagu ini kurang mendapat sambutan dari masyarakat.
Sebagai bentuk penghargaan atas jasanya terhadap perkembangan musik keroncong, pada tahun 1983 Jepang mendirikan Taman Gesang di dekat Bengawan Solo. Pengelolaan taman ini didanai oleh Dana Gesang, sebuah lembaga yang didirikan untuk Gesang di Jepang.
Lagu-lagu ciptaan Gesang yang populer
• Bengawan Solo
• Jembatan Merah
• Pamitan (versi bahasa Indonesia dipopulerkan oleh Broery Pesulima)
• Caping Gunung
• Aja Lamis
Referensi
Pesona (2008), bilangan 116. Pustaka Wira Sdh Bhd.
II. S. Bagio
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
S. Bagio (lahir di Purwokerto, Jawa Tengah, 3 Maret 1933 – wafat tahun 1993) adalah seorang pelawak dan pemeran Indonesia. Ia terkenal lewat grup lawak Bagio CS bersama Darto Helm, Diran, dan Sol Saleh.
Biografi
Ia satu-satunya anak lelaki keluarga Siswo Soewarno. Sejak kecil, si bungsu ini sering ditinggal ayahnya, Asisten Wedana Sumbang, Purwokerto, Jawa Tengah. Saat Bagio berusia 12 tahun, ibunya meninggal. Untuk mengusir sepinya, ia menghibur diri dengan keluyuran.
Di kelas VI SD, Drajat (yang belakangan juga jadi pelawak), mengajaknya main sandiwara. Perannya sebagai barang dalam karung yang dibawa Drajat di kereta api.
Di Yogyakarta pula, Bagio berhasil memenangkan kejuaraan melawak, bersama Eddy Sud dan Iskak, yang selalu menempati urutan di bawahnya. Ini menentukan jalan hidupnya kemudian, meski ia terpaksa meninggalkan kuliahnya di FH UGM.Sesudah bergabung dan berpisah enam kali, kelompok lawak yang awet dan akrab dengan Bagio justru Darto Helm, Diran, dan Sol Saleh — yang sejak 1983 memisahkan diri.
Bagio ternyata aktif juga dalam berkampanye Keluarga Berencana. Padahal ketika pemerintah menggalakkan KB Bagio telah dikaruniai sembilan anak.
Selain itu Bagio tidak pernah melupakan masa melaratnya di sepetak kecil rumah kontrakan di sebuah gang becek yang selalu kebanjiran di Jakarta. Waktu itu, ia berdagang arang dapur, kelapa, dan istrinya, Apik Hariyati, berjualan lontong.
Bagio pernah jugamembentuk grup ketoprak Suryo Budoyo, yang memakai bahasa Indonesia. Agar yang bukan orang Jawa pun bisa menikmatinya, demikian alasannya. Ia ingin melawak sampai tua. Kalau masih laku, katanya. Sebagai bekal ia telah memiliki tanah yang ditanami cengkih dan buah-buahan serta palawija. Ia juga sedang menulis buku, Bagaimana Aku Melawak. Skenarionya sudah difilmkan, Buah Bibir dan Pulau Putri. Ia adalah satu-satunya anak lelaki keluarga Siswo Soewarno, seorang asisten wedana di Sumbang Purwokerto.
Ia sempat kuliah di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, namun tidak selesai karena ingin memusatkan perhatian pada karir melawak. Bagio CS selain muncul di televisi dan film, juga aktif di berbagai panggung dan rekaman lawak, kadang disertai Eddy Sud. Bagio biasanya memerankan tokoh yang kagetan dan latah dengan kata-kata “Eh, copot.. copot!”
Selain itu Bagio pernah menjadi peran utama film Mat Dower dengan aktris seksi diwaktu itu, yaitu Rahayu Effendi dan juga pernah dinominasihkan di FFI dalam film Sang Guru.
Karir
• Pelawak bersama Dradjat (1950-1955)
• Pelawak bersama Pak Guno (1956)
• Bergabung dengan Eddy Sud dan Iskak (1957)
• Bergabung dengan Bing Slamet, Cepot, Mang Topo, dan Saimun
• Bergabung dengan Iskak dan Atmonadi (1961)
• Bergabung dengan Iskak dan Ateng (1963)
• Bergabung bersama Sol Saleh, Darto Helm, Diran (1970-1983)
• Pelawak bersama Diran dan Darto Helm (1983-1993)
Filmografi
• Berabe 1960
• Darah Tinggi 1960
• Gaja Remadja 1960
• Istana yang Hilang 1960
• Lompong Sagu 1960 disutradarai oleh [[L.K. Hasanudin]
• Mak Tjomblang 1960
• Si Djimat 1960
• Teruna Djenaka 1960
• Kuntilanak 1961
• Djakarta By Pass 1962
• Tudjuh Pahlawan 1963
• Matt Dower 1969 disutradarai oleh Nya Abbas Akup
• Tantangan 1969 disutradarai oleh Pitrajaya Burnama
• Buah Bibir 1972
• Ketemu Jodoh 1973 disutradarai oleh S.A. Karim
• Lagu Untukmu 1973
• Si Janda Kembang 1973
• Telesan Air Mata Ibu 1974
• Aladin 1975 disutradarai oleh Matnoor Tindaon
• Benyamin Koboi Ngungsi 1975 disutradarai oleh Nawi Ismail
• Keluarga Sinting 1975
• Ateng Sok Tau 1976
• Boss Bagio Dalam Gembong Ibukota 1976
• Detektif Dangdut 1976
• Hippies Lokal 1976
• Manusia Purba 1976
• Tarsan Pensiunan 1976
• Ateng Pendekar Aneh 1977
• Ateng Sok Aksi 1977
• Donat Pahlawan Pandir 1977
• Koboi Cilik 1977
• Pulau Putri 1977
• Senyum Nona Anna 1977
• M-5 1978 disutradarai oleh Askur Zain
• Tuyul Perempuan 1979 disutradarai oleh Bay Isbahi
• Jeritan Malam 1981
• Sang Guru 1981
III. Abdullah Totong Mahmud
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
1 Latar belakang keluarga dan nama
• 2 Masa sekolah
• 3 Zaman pendudukan Jepang dan zaman revolusi
• 4 Masa pascasekolah
• 5 Sumber
Latar belakang keluarga dan nama
Mahmud adalah anak kelima dari sepuluh bersaudara. Ibu bernama Masayu Aisyah, ayah bernama Masagus Mahmud. Ia diberi nama Abdullah dan sehari-hari dipanggil “Dola”. Namun, sebutan nama Abdullah atau Dola kemudian “menghilang”. Nama pemberian orang tua tercatat terakhir pada ijazah yang dimilikinya pada sekolah Sjoeritsoe Mizoeho Gakoe-en (sekolah Jepang) tahun 1945. Pada ijazah itu nama lengkapnya tertulis: Mgs (Masagus) Abdu’llah Mahmoed.
Di rumah, kampung, dan teman sekolah, ia lebih dikenal dengan nama Totong. Pada surat ijazah Sekolah Menengah Umum Bagian Pertama (setingkat SLTP) tahun 1950, namanya tertulis Totong Machmud. Konon menurut cerita ibunya, ketika dirinya masih bayi ada keluarga Sunda, tetangganya, sering menggendong dan menimangnya sambil berucap, “… tong! …otong!” Sang Ibu mendengarnya seperti bunyi “totong”. Sejak itu, entah mengapa, ibunya memanggilnya dengan “Totong”. Nama ini diterima di lingkungan keluarga dan kerabat. Nama lengkapnya kemudian menjadi Abdullah Totong Mahmud, disingkat A.T. Mahmud.
Masa sekolah
Mahmud masuk Sekolah Rakyat (SD) ketika tinggal di Sembilan Ilir. Setahun kemudian, setelah berumur 7 tahun, ia dipindahkan ke Hollandse Indische School (HIS) 24 Ilir. Ada kenangan yang tak dapat dilupakannya kepada guru HIS yang mengajarkan musik, khususnya membaca notasi angka. Cara guru mengajarkannya sangat menarik. Guru memperkenalkan urutan nada do rendah sampai do tinggi dengan kata-kata do-dol-ga-rut-e-nak-ni-an. Kemudian, urutan nada dinyanyikan kebalikannya, dari nada tinggi turun ke nada rendah masih dengan kata-kata kocak e-nak-ni-an-do-dol-ga-rut. Setelah murid menguasai tinggi urutan nada dengan baik, naik dan turun, melalui latihan dengan kata-kata, guru mengganti kata-kata dengan notasi.
Setelah itu, diberikan latihan lanjut membaca notasi angka, seperti menyanyikan bermacam-macam jarak nada (interval), bentuk dan nilai not. Sesudah itu barulah murid-murid diberi nyanyian baru secara lengkap untuk dipelajari. Cara mempelajari nyanyian demikian sungguh menyenangkan.
Zaman pendudukan Jepang dan zaman revolusi
Pada tahun 1942, Pemerintah Hindia Belanda menyerah pada bala tentara Jepang. Saat itu ia duduk di kelas V HIS. Dalam keadaan peralihan kekuasaan pemerintahan itu, ia pindah ke Muaraenim. Di sana, ia dimasukkan ke sekolah eks HIS, yang telah berganti nama menjadi Kanzen Syogakko. Di sinilah ia mulai bermain sandiwara dan mengenal musik. Sandiwara yang pernah ia ikuti adalah ketika sekolah mengadakan pertunjukan pada akhir tahun ajaran bertempat di gedung bioskop. Cerita yang ditampilkan legenda dari Sumatra Barat, berjudul Sabai Nan Aluih dan ia berperan sebagai Mangkutak Alam.
Di kota ini pula ia berkenalan dengan Ishak Mahmuddin, seorang anggota orkes musik Ming yang terkenal di kota Muaraenim. Ming adalah nama pemimpin orkes. Alat yang dikuasai Ishak adalah alat musik tiup saksofon, selain beberapa alat musik lain. Ishak kemudian mengajarinya bermain gitar. Selain itu, Ishak yang pandai mengarang lagu itu turut membimbingnya mengarang lagu. Melihat kemampuan Mahmud yang terus meningkat, Ishak pun mengajaknya bergabung dengan Orkes Ming umtuk memainkan alat musik, dan kadang-kadang ukulele serta bas.
Masa revolusi 1945-1949 membuatnya tidak dapat bersekolah dengan baik. Ia ikut masuk kancah perjuangan dengan menjadi anggota Tentara Pelajar. Selama masa itu, kehidupannya berubah. Ia berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain, dari satu kota ke kota lain, bahkan keluar masuk hutan. Syukurlah, ia dapat melewati masa itu dengan selamat, meskipun ada rekan-rekannya yang meninggal.
Setelah Belanda mengakui kedaulatan R.I., Mahmud pun keluar dari kesatuan Tentara Pelajar. Ia kemudian melanjutkan sekolah dan dinyatakan lulus dari SMU bagian Pertama (SLTP) setelah mengikuti ujian akhir pada tanggal 11-16 Agustus 1950. Ketiadaan biaya membuatnya tidak dapat segera melanjutkan pendidikan. Pamannya, Masagus Alwi mengajaknya bekerja di salah satu bank milik Belanda yang masih beroperasi. Ajakan tersebut diterima. Di tempatnya bekerja, ia dapat melihat langsung keramaian lalu-lintas, lalu-lalang kendaraan, pejalan kaki, juga para siswa membawa buku sekolahnya. Pikiran dan perasaannya mulai gelisah. Ia ingin kembali ke sekolah.
Kebetulan di Palembang sedang dibuka Sekolah Guru bagian A (SGA) yang memberi tunjangan belajar bagi siswanya selama tiga tahun, dengan syarat setelah tamat bersedia ditempatkan di mana saja sebagai guru. Ia pun berhenti bekerja di bank dan segera mendaftar sebagai siswa baru di SGA. Selama tiga tahun (1951-1953) ia belajar di SGA. Selama pendidikan di SGA, ia pernah mengarang nyanyian untuk ibu. Kata-katanya bila disimpulkan, berbunyi: betapa dalam laut, betapa tinggi gunung, tidak dapat melebihi dalam dan tingginya kasih Ibu. Sayang, teks nyanyian ini tidak dimilikinya lagi, hilang.
Masa pascasekolah
Setelah lulus SGA, ia ditempatkan di Tanjungpinang, Riau, menjadi guru SGB di kota itu. Ia berangkat ke Tanjungpinang dengan pesawat terbang Catalina yang mampu mendarat di permukaan laut. Di dermaga, Kepala SGB menyambut kedatangannya. Ia dibawa ke sebuah hotel tempat tinggalnya selama bertugas di Tanjungpinang. Di luar dugaannya, gaji pegawai di Tanjungpinang dibayar dengan mata uang dolar, bukan rupiah. Dengan gaji dolar, hidup guru dan pegawai Pegawai Negeri Swasta (PNS) pada umumnya lebih dari cukup.
Di kota inilah ia berkenalan dengan Mulyani Sumarman, guru Bahasa Inggris SMP Negeri. Hubungan pun makin lama makin erat. Menjelang tahun ketiga berada di Tanjungpinang, ia merasa sudah waktunya pindah. Ia ingin ke Jakarta. Ia ingin melanjutkan pendidikan di B.I. Jurusan Bahasa Inggris dan membangun rumah tangga dengan Mulyani. Ia mengajukan permohonan pindah, dan dikabulkan. Mulyani akan menyusul.
Pada tahun 1956, ia pindah ke Jakarta diangkat menjadi guru di SGB V Kebayoran Baru. Kemudian, mendaftarkan diri pada B.I. Jurusan Bahasa Inggris. Tanggal 2 Februari 1958 ia menikah dengan Mulyani. Kemudian Mulyani diboyong ke Jakarta setelah mengajukan permohonan pindah mengajar.
Mulyani ditempatkan di SMP 11 Kebayoran Baru yang tepat berhadapan dengan sekolahnya mengajar. Mulyani pun mendaftar diri kembali pada B.I. Jurusan Bahasa Inggris. Dengan demikian, mereka dapat pergi dan pulang dari mengajar, atau pun kuliah di B.I. bersama-sama dengan mengendarai sepeda motor. Dari perkawinan ini mereka dikarunia tiga orang anak, seorang laki-laki, dua orang perempuan, yaitu Ruri Mahmud, Rika Vitrina, dan Revina Ayu.
Setelah menyelesaikan B.I. Jurusan Bahasa Inggris tahun 1959, Mahmud dipindahkan mengajar pada SGA Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan. SGA mendididik calon guru Sekolah Dasar. Di sini ia berkenalan dengan Bu Fat dan Bu Meinar, guru Seni Suara.
Awal tahun 1962, dengan biaya Colombo Plan, ia ditugaskan kuliah di University of Sydney, Australia, guna memperoleh sertifikat mata kuliah The Teaching Of English As A Foreign Language selama satu tahun. Januari 1963 ia mendaftarkan diri pada Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jakarta untuk melanjutkan pendidikan sampai sarjana. Pada tahun yang sama ia dipindahtugaskan ke Sekolah Guru Taman Kanak-Kanak (SGTK) di Jalan Halimun, Jakarta Selatan.
Di SGTK seolah ia menemukan lahan subur untuk mengembangkan bakat musiknya, khususnya mencipta lagu anak-anak. Ia pun meninggalkan kuliah bahasa Inggris, keluar dari FKIP, dan menekuni musik.
SGTK memiliki suasana yang mendorongnya untuk menekuni dunia musik. Pimpinan sekolah sendiri senang akan musik. Guru Seni Musik pandai bermain piano dan . Siswa SGTK turut memberikan dorongan baginya untuk mengarang lagu anak-anak. Tiap kali siswa SGTK melakukan latihan praktik mengajar, ada yang memerlukan lagu dengan tema tertentu menurut tugasnya. Pada masa itu, mencari lagu anak-anak yang sesuai dengan anak-anak agak sulit. Siswa yang memerlukan lagu baru datang kepadanya meminta dibuatkan lagu. Ia pun mencoba. Lagu yang telah dibuat, diajarkan pada anak-anak TK saat praktik mengajar. Ternyata, lagu itu disukai. Hal ini membesarkan hatinya dan membuatnya makin tekun mengarang lagu anak-anak.
Di rumah pada waktu senggang, ia mencoba mengarang lagu anak-anak sambil memetik gitar miliknya. Lagu anak-anak tentu berbeda dengan lagu untuk orang dewasa. Di mana bedanya? Pada pikiran, perasaan, dan perilaku anak itu sendiri. Ia pun mempelajari lagu anak-anak yang telah ada, seperti lagu-lagu Ibu Sud, Pak Dal, dan pencipta lagu anak-anak yang lain.
Saat tinggal di Kebayoran Baru, Mahmud sering mengajak anaknya bermain ke Taman Puring. Di sana ada ayunan, jungkat-jungkit, dan lapangan yang cukup luas sehingga anak-anak dapat melakukan permainan lain, seperti main lempar bola atau kejar-kejaran. Roike yang saat itu baru berumur 5 tahun senang sekali bermain ayunan. Ia begitu menikmati permainan itu dan menjaga agar anaknya tidak sampai mengalami kecelakaan. Perasaan Roike dan pesan agar hati-hati sehingga tidak mengalami itu ia tuangkan ke dalam lagu Main Ayunan.
Inspirasi lagu Pelangi hadir ketika ia mengantar anaknya, Rika, yang masih berusia lima tahun sekolah di TK. Di tengah perjalanan, Rika berteriak, “Pelangi!” sambil menunjuk ke arah langit. Ia mulai menyanyikan pelangi, mencari kata-kata yang tepat yang menjadi pikiran anak kecil, selanjutnya ketika tiba di rumah, ia iringi dengan gitar dan jadilah sebuah lagu.
Lahirnya lagu Ambilkan Bulan terjadi ketika anaknya Roike tengah bermain di beranda rumah. Saat itulah ia melihat ke langit dan melihat bulan. Segera ia berlari dan menggandeng lengan ayahnya diajak ke luar. Tiba-tiba si anak berkata, “Pa, ambilkan bulan.” Jelas saja A.T. Mahmud bingung. Awalnya kejadian itu berlalu begitu saja. Namun, permintaan si anak terus terngiang di telinganya. Minta bulan, untuk apa? Dengan mencoba menerawang dunia dan bahasa anak, A.T. Mahmud pun menuliskan permintaan itu dalam bait-bait lagu. Tadinya “ambilkan bulan pa” diubah menjadi “ambilkan bulan bu” sehingga terkesan lebih lembut.
Lain lagi dengan lagu Amelia. Amelia adalah nama seorang anak kecil yang riang, sering bertanya, tidak bisa diam, lincah, dan ingin tahu banyak hal. Amelia adalah anak dari Emil Salim, Menteri Lingkungan Hidup pada masa Orde Baru. Emil Salim tak lain adalah sahabat waktu kecil Mahmud ketika sama-sama sekolah di Sekolah Menengah Umum Bagian Pertama (SMU, setingkat SLTP), di Palembang. A.T. Mahmud melukiskan sifat Amelia dalam lagunya sebagai gadis cilik lincah nian, tak pernah sedih, riang selalu sepanjang hari.
Dorongan untuk membuat lagu datang pula dari guru-guru. Salah satunya adalah Ibu Rosna Nahar. Para siswa pun senang dengan lagu-lagu ciptaannya. Ia kemudian membentuk kelompok paduan suara siswa SPG. Lagu ciptaannya terus bertambah, dan mulai tersebar di Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar terdekat, kemudian melebar di sekolah-sekolah lain. Radio Repulik Indonesia (RRI) memintanya membantu mengisi acara anak-anak pada sore hari, dengan memperkenalkan lagu lama maupun baru. Kesempatan ini ia pergunakan untuk memperkenalkan lagu ciptaannya sendiri.
Pelan tapi mantap, lagu-lagunya mulai dikenal di kalangan anak-anak, guru sekolah, dan orang tua. Tahun 1968, Televisi Republik Indonesia (TVRI) mengundangnya. Salah seorang pejabat di sana menjelaskan bahwa TVRI ingin menyelenggarakan sebuah acara baru, yaitu musik anak-anak tingkat SD. Ia diminta untuk mengoordinasi acara ini. Akhirnya jadilah sebuah acara bertajuk Ayo Menyanyi yang mulai mengudara tanggal 3 Juni 1968.
Sumber lagu umumnya diambil dari lagu-lagu ciptaan, antara lain: Ibu Sud, Pak Dal, Pak Tono, S.M. Moechtar, Kasim St. M. Syah, A.E. Wairata, S. Anjar Sumyana, C. Tuwuh, Martono, Andana Kusuma, Angkama Setiadipradja, Pak Sut, Pak Rat, Kusbini, Daeng Soetigna, Hs. Mutahar, L. Manik, M.P. Siagian, A. Simanjuntak, R.C. Hardjosubrata, Sancaya HR, dan Mus K. Wirya.
Dari lagu-lagu yang dikirimkan, dan masih dikenal, antara lain: Terima Kasihku oleh Sri Widodo dari Yogyakarta, Bunga Nusa Indah oleh Djoko Sutrisno, dan Anugerah oleh Indra Budi (putra Bu Meinar). Ayo Menyanyi telah menjadi salah satu wadah bagi mereka yang berminat untuk membuat lagu anak-anak, pendidikan musik anak-anak khususnya. Bertanggal April 1968, ia menerima sebuah lagu dari Mochtar Embut, berjudul Ibu Guru Kami, yang kemudian disiarkan di TVRI.
Atas usul A.T. Mahmud, tahun 1969 TVRI menambah acara lagu anak yaitu Lagu Pilihanku. Jika Ayo Menyanyi berbentuk pelajaran untuk menyanyikan lagu baru, maka Lagu Pilihanku bersifat lomba. Jumlah peserta lima orang yang dipilih melalui tes. Untuk testing, calon peserta harus melapor diri pada Kepala Sub Bagian Pendidikan, yang kemudian akan memperoleh Surat Peserta Testing. Testing dilakukan oleh dua orang yang ditunjuk koordinator acara, berlangsung di studio TVRI. Acara ini ditayangkan dua kali sebulan, bergantian setiap seminggu sekali dengan Ayo Menyanyi.
Setelah kedua acara di atas berlanjut dan berkesinambungan selama 20 tahun, pada tahun 1988, atas suatu kebijaksanaan pimpinan TVRI, seluruh tim diminta mundur dari kedua acara tersebut. Untuk beberapa saat acara Ayo Menyanyi dengan nama lain dilanjutkan dengan pembawa acara seorang artis, yang berlangsung tidak lama. Kemudian, pembawa acara digantikan seorang artis lain. Itu pun hanya bertahan sebentar, kemudian untuk seterusnya menghilang sama sekali dari tayangan di layar TVRI.
Kehadiran acara Ayo Menyanyi dan Lagu Pilihanku, ternyata telah menarik minat kalangan perusahaan rekaman untuk merekam lagu anak-anak pada piringan hitam. Tercatat nama perusahaan rekaman, seperti: Remaco, Elshinta, Bali, Canary Records, Fornada, J&B Records. Lagu-lagu ciptaan A.T. Mahmud pun mendapat perhatian. Di samping lagu-lagu ciptaan pencipta lainnya, ada sekitar 40-an lagu A.T. Mahmud tersebar pada tujuh piringan hitam antara tahun 1969, 1972, dan tahun-tahun sesudah itu, yakni:
• Citaria
• Musim Panen
• Jangkrik
• Gelatikku
• Layang-Layangku
• Ade Irma Suryani
• Kereta Apiku
• Jakarta Berulang Tahun
• Pemandangan
• Timang Adik Timang
• Pulang Memancing
• Hadiah untuk Adik
• Tidurlah Sayang
• Mendaki Gunung
• Sekuntum Mawar
• Tepuk Tangan
• Kincir Air
• Dua Ekor Anak Kucing
• Bulan Sabit
• Lagu Tor-Tor
• Tupai
• Burung Nuri
• Di Pantai
• Senam
• Bintang Kejora
• Aku Anak Indonesia
• Anak Gembala
• Kunang-Kunang
• Naik Kelas
• Awan Putih
Waktu terus berjalan. Akhirnya, salah satu lembaga pendidikan Islami meminta A.T. Mahmud untuk memberikan penataran sejenis pada sekolahnya untuk guru-guru TK. Ia berpendapat, alangkah baiknya jika contoh lagu yang ia berikan, juga bernapaskan Islami. Yang Islami itu yang mana? Karena hal ini merupakan sesuatu yang baru baginya. Mahmud mencari tahu apa yang dimaksudkan dengan lagu islami, seni islami pada umumnya. Di satu sisi, tentu ada yang sama, yaitu sasarannya tetap anak-anak juga. Akan tetapi, di sisi lain, tentu ada bedanya dengan lagu anak-anak yang umum. Bedanya paling tidak pada pesan yang akan disampaikan, pada maksud dan tujuan yang ingin dicapai.
Mulailah ia mencari buku-buku referensi. Dari beberapa buku Islami yang dibaca, ia mulai mempelajari tentang seni Islam, musik Islami, atau lagu Islami. Ia menemukan jawaban pada buku yang ditulis M. Quraish Shihab Wawasan Al-Quran, bagian keempat: “Wawasan Al-Quran tentang Aspek-Aspek Kegiatan Manusia” subbab Seni halaman 398.
“… seni Islam adalah ekspresi tentang alam, hidup, dan manusia yang mengantarkan menuju pertemuan sempurna antara kebenaran dan keindahan …menggambarkan hubungan …dengan hakikat mutlak, yaitu Allah SWT. …dengan tujuan memperhalus budi, mengingatkan tentang jati diri manusia, menggambarkan akibat baik dan buruk dari suatu pengamalan …”
Pengertian ini dianggapnya sejalan dengan rumusan yang dikutip dari bacaan lain, berbunyi: ” (musik islami) bermaksud dan bertujuan untuk meningkatkan daya pikir dan rasa dalam kaitan gagasan dan pendidikan akhlak, dengan cakupan dua aspek, yaitu a) akhlak terhadap Allah, dan b) akhlak terhadap sesama manusia.”
Dalam pengertian inilah kemudian ia menciptakan lagu-lagu Islami, dengan cara menerjemahkannya menurut dan sesuai dengan karakteristik anak yang sedang tumbuh dan berkembang menuju kedewasaannya.
A.T. Mahmud pun memikirkan untuk menghimpun semua lagu yang diciptakan dalam bentuk buku. Ia pernah mencetak sendiri, dengan biaya sendiri, dan penyebaran sendiri melalui sekolah langsung, yang menghasilkan dua buku kumpulan lagu yaitu Lagu Anak-Anak Kami Menyanyi (44 lagu) disusun pada tahun 1969 dan Lagu Anak-Anak Main Ayunan (30 lagu) pada tahun 1970.
Penerbit PT Sinar Bandung mencetak lagu-lagunya berjudul Nyanyianku (30 lagu yang pada umumnya berbeda dengan lagu pada Main Ayunan, tahun penerbitan tidak ada. Tahun 1976, I. Elisa dari Bandung menerbitkan sendiri 8 lagu cipaannya dalam gubahan untuk iringan piano, dengan judul Lagu Anak-Anak. Penerbit Yudhistira Jakarta menerbitkan tiga kumpulan lagu berturut-turut, masing-masing dengan judul Merdu Berlagu dalam 4 jilid (tahun penerbitan tidak tercantum).
Ternyata, penerbit besar pun ikut tertarik menerbitkan buku lagu-lagu anak. Di antara penerbit yang menerbitkan buku kumpulan lagu-lagu adalah Balai Pustaka, Tiga Serangkai Solo, Gramedia, Grasindo. Grasindo pun menerbitkan nyanyian Islami berjudul Mustiqa Dzikir Nyanyian Islami Berdasarkan Hadis Rasulullah.
Selain mencipta lagu, A.T. Mahmud pun sempat menulis beberapa buku, terutama sebagai anggota tim. Hal itu terjadi ketika menjadi anggota tim penulis untuk buku musik SPG pada Proyek Penyedian Buku Sekolah Guru Tahun ke-5 Pembangunan Lima Tahun I 1973/1974. Sejumlah buku yang ditugaskan pada timnya adalah Buku Musik 1, 2, 3, dan 4 untuk SPG. Selanjutnya, ia bersama Bu Fat menulis buku pelajaran musik Musik di Sekolah Kami Belajar Seni Musik Aktif dan Kreatif untuk Sekolah Dasar yang diterbitkan Balai Pustaka tahun 1994.
Tahun 1995 ia menulis buku Musik dan Anak atas permintaan Proyek Pembinaan dan Peningkatan Mutu Tenaga Kependidikan 1994/1995 Direktorat Jenderal Pendidikan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sekitar bulan Oktober 1999, Seli (Seli Theorupun Pontoh) dari Sony Music bertamu ke rumahnya. Dia datang bersama Dian Hadipranowo yang ternyata pernah menjadi guru piano cucunya, Sasti. Seli menjelaskan maksud kedatangan mereka, pertama ingin berkenalan dengan A.T. Mahmud, kedua, Sony Music bermaksud meluncurkan album perdana lagu anak-anak dengan label Sony Wonder.
Saat itu dirasakan bahwa lagu anak-anak yang ada di pasaran pada umumnya lagu-lagu yang agak “lain”, berbeda dengan lagu anak-anak yang pernah diciptakan seperti oleh A.T. Mahmud, Ibu Sud, atau Pak Kasur. Sony Music ingin memunculkan kembali lagu anak-anak yang dahulu akrab di telinga anak-anak Indonesia. Mereka yakin, di kalangan orang tua pada umumnya ada rasa kerinduan akan lagu-lagu semacam itu.
A.T. Mahmud terkejut dengan apa yang disampaikan. Ia sangat senang lagu-lagu karyanya diperhatikan. Segera ia serahkan sejumlah koleksi lagu-lagu yang kebetulan telah difotokopi dari naskah asli. Menjelang bulan Mei 2000, Sony Music telah memilih 15 lagu dengan penyanyi Shafa Tasya Kamila (Tasya), dan penata musik Dian Hadipranowo.
Pada 4 Mei 2000 lagu-lagu yang terpilih dengan label Sony Wonder berjudul Libur Telah Tiba dengan subjudul Karya Abadi A.T. Mahmud diedarkan. Atas keberhasilan album ini, selalu ia katakan pada diri sendiri, keberhasilan album itu bukanlah semata karena lagu A.T. Mahmud. Setidaknya ada tiga unsur yang terlibat, saling mendukung, yaitu, lagu, Tasya sebagai penyanyi anak, dan tatanan musik Dian, dalam kesatuan utuh. Tak kalah penting adalah “keberanian” Sony Music memunculkan kembali lagu-lagu lama yang sudah puluhan tahun umurnya dalam satu kaset.
Setahun kemudian tanggal 5 Juni 2001 Sony Wonder mengedarkan album kedua dengan semua lagu ciptaannya berjudul Gembira Berkumpul. Kembali sambutan masyarakat akan album ini tidak mengecewakan. Kemudian 18 Oktober 2001, menjelang bulan Ramadhan 1422 H, Sony Wonder meluncurkan album Ketupat Lebaran yang memuat 11 lagu Islami. Tiga di antara lagu itu, liriknya ditulis oleh Ni Luh Dewi Chandrawati, yakni Ketupat Lebaran, Sahur Telah Tiba, dan Tanganku Ada Dua. Dua lagu diambil dari lagu lama yang tidak dikenal nama penciptanya.
Atas prestasinya di bidang musik, A.T. Mahmud telah banyak menerima penghargaan. Empat penghargaan terakhir adalah bulan Oktober 1999, menerima Hadiah Seni dari Pemerintah, yang diserahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Juwono Sudarsono. Inilah hadiah seni pertama yang diterimanya dari Pemerintah dalam suatu upacara resmi.
Februari tahun 2001, pada saat peluncuran film Visi Anak Bangsa karya Garin Nugroho, bertempat di gedung Teater Indonesia Taman Mini Indonesia Indah, menerima penghargaan dalam bentuk daun lontar yang diserahkan oleh Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri. Di atas daun lontar tertulis: “Untuk yang mencipta melintasi keberagaman budaya memberi keindahan dan kemuliaan keberagaman hidup.”
Mei 2001 bertempat di Golden Room Hotel Hilton, diprakarsai dan melalui Yayasan Genta Sriwijaya, ia menerima penghargaan berupa trofi dari masyarakat Sumatera bagian Selatan, bersama-sama dengan tiga orang tokoh yang lain.
Pada Agustus 2003, ia pun menerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Pemerintah RI (Keppres No.052 /TK/Tahun 2003 Tanggal 12 Agustus 2003).
Satu bulan kemudian, Anugerah Musik Indonesia (AMI) memberikan penghargaan berupa Lifetime Achievement Award kepadanya atas sumbangsihnya terhadap dunia musik.
Namun, di samping penghargaan formal itu, ada bentuk penghargaan lain yang informal, tetapi sangat menyentuh hati, menimbulkan rasa haru yang mendalam, yaitu penghargaan dari guru, berbentuk lagu. Lagu pertama, pada tahun 1982, ketika terlibat pada proyek peningkatan mutu guru SPG tingkat Nasional yang diselenggarakan di Puncak. Bertepatan pada hari ulang tahunnya, tanggal 3 Februari 1982, Siti Romlah, salah seorang peserta dari Yogyakarta, menghadiahkan sebuah lagu ciptaannya sendiri, berjudul Di Hari Ulang Tahunmu, Papa.
Lagu kedua ketika menjadi salah seorang penatar pada Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Tingkat Dasar Guru Taman Kanak-Kanak Atraktif, Pusat Pengembangan Penataran Guru Keguruan Jakarta yang diselenggarakan di Parung, Bogor, bertempat di gedung PPPG Bahasa tahun 1999, dengan peserta para guru pembina Taman Kanak-Kanak se-Indonesia. Pada saat minta diri, para peserta memintanya untuk mendengarkan sebuah lagu yang telah diciptakan sebagai kenang-kenangan. Lagu dibuat oleh Renni Kusnaeni dari TK Pembina Subang, Jawa Barat, dan syair oleh Munifah dari TK Pembina Lamongan, Jawa Timur. Naskah lagu ini bertanggal 23 Juli 1999. Seluruh peserta yang sudah dilatih malam sebelumnya bernyanyi bersama.
Setiap kali mendengar lagu ciptaannya dinyanyikan, yang pertama-tama terbayang adalah peristiwa atau cerita bagaimana lagu itu tercipta dalam ruang, waktu, dan pelaku yang melatari. Atas dasar itu pulalah dikatakan bahwa lagu ciptaannya bersumber pada tiga hal, yang berdiri sendiri atau saling mempengaruhi. Pertama: bersumber pada perilaku anak itu sendiri. Kedua: pada pengalaman masa kecilnya. Ketiga: pesan pendidikan yang ingin ia sampaikan pada anak-anak.
BIODATA
Nama Abdullah Totong Mahmud
Nama Terkenal A. T. Mahmud
Lahir Palembang, 3 Februari 1930
Agama Islam
Pekerjaan Pencipta Lagu Anak-anak Pensiunan Pengawas Kantor Wilayah Depdikbud DKI Jakarta
Istri Mulyani Sumarman (Lahir Sambu. 26 Februari 1934, menikah di Surabaya, 2 Februari 1958)
Anak 1. Ruri Mahmud, (SE) (L) Jakarta 23 Februari 1959 2. Rika Vitrina, SH (P) Jakarta 1 Oktober 1960 3. Revina Ayu, SE (P) Jakarta 13 April 1974
Ayah Masagus Mahmud
Ibu Masayu Aisyah
Pendidikan Formal HIS/SD 1944 SMU Bag. Pertama (SMP) 1950 SGA 1953 BI Bahasa Inggeris 1959 FKIP Sarjana Muda Diploma 1964
Pendidikan Informal The Teaching of English As a Foreign Language (Australia) Des.1961 sd. Des. 1962 PATA (Jakarta) Nov. sd. Desember 1979 SPAFA “Further development Trainor Teachers of the Arts in Schools” (Workshop, Filipina) Mei 1985 Bidang Karya Pencipta lagu anak-anak untuk anak usia Pendidikan Dasar. Buku Pelajaran Musik: Anggota tim penulis Buku Musik 1,2,3, dan 4 untuk SPG tahun Proyek 1973/74,1974/75. Anggota tim penulis Buku Seni Musik untuk KPG Proyek Pembinaan KPG/PGSMTP 1982/83. Penulis Musik dan Anak atas permintaan Proyek Pembinaan dan Peningkatan Mutu Tenaga Kependidikan 1994/95 Direktorat Jenderal Pendidikan Departemen P dan K.
Penghargaan Menerima Piagam Hadiah Seni atas Keputusan Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang diserahkan pada tanggal 11 Oktober 1999. Anugerah Pendidikan Seni oleh Rektor Universitas Negeri Jakarta tanggal 27 Juni 2003 pada Dies Natalis Universitas Negeri Jakarta ke-39. Merima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Presiden Megawati Soekarnoputri pada tanggal 14 Agustus 2003.
Add comment November 14, 2009
akualbana
Tags: pelawak, pencipta lagu dan tokoh lain
Senandung Untuk Mu
Dalam desir angin
aku titipkan salam untuk mu
pada bintang
aku bisikan kata indah pengantar tidur mu
dalam do’a aku sisipkan
nama untuk mu,
satu misteri hidup yang aku tak tahu.
akankah peluk hangat mu hanya untuk ku.
atau kah ada dia setelah aku.
sayang,
tak ada alasan untuk ku berpaling dari mu.
keindahan, tawa dan manja mu
mengisi relung hari – hari ku.
akhirnya,
ku pasrahkan satu nama
dalam hati,
Yach, itu nama mu
namun, janji dan usaha ku
untuk menghampiri
merangkuh keindahan cinta
menyapa sematan cinta mu
merenggut dalam syair cerita
aku dan kamu.
tak ada yang salah dengan perbedaan
BUKANKAH cinta menyatukan dua perbedaan.
sayang,…
satu pinta ku
sematkan pula nama ku
dalam setiap langkah hidup mu
karena aku pernah ada dalam hidup mu.
( Untuk Mu, Perbedaan )
Add comment November 11, 2009
akualbana
Tags: untuk dia
PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI
1. Bungin, Burhan, 2001. Sosiologi Komunikasi ; Teori ,Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di masyarakat.(hal 107-146)
2. Severin, Werner J. dan Tankard, James W. Jr ,2001. Teori Komunikasi ; Sejarah, Metode, dan Terapan di dalam media massa.
3. Kadir, Abdul & Terra Ch, Triwahyuni. 2003. Pengenalan Teknologi Informasi. Yogyakarta: Penerbit Andi.
4. Turban E, Rainer Jr EK, Potter RE. 2006. Pengantar Teknologi Informasi Edisi 3. Jakarta: Penerbit Salemba Infotek.
5. Witzany, Guenther. “The Logos of the Bios 2. Bio-communication. Umweb, Helsinki (2007).
Continue Reading Add comment November 2, 2009
akualbana
AKU MENCARI MU
Surat Cinta
Untuk Sang Pecinta
Assalamu’alaikum, ku ketuk pintu Arasy Mu
Assalamu’alaikum, aku menyapa Mu dari tirai Kemaluan ku
Assalamu’alaikum, limpahkan kesejahteraan untuk ku
Dari mu sang pemilik jasad – jasad yang rapuh.
Tak perlu aku berbisik lagi kepada Mu, tentang perihal hati ku. Karena engkau pun tahu semua yang aku rasakan. Sebelum nadi ku berdetak, Engkau pun telah mendengar detakannya. Sebelum jantung ku berdebar, Engkau pun tahu getarannya.
Aku yang tak tahu diri, dengan kasih yang Kau berikan untuk ku, tentang kedusataan yang aku perbuat, tentang janji yang ku sering ingkri dari Mu, tentang umpatan – umpatan, keluh, peluh dan gelisah yang aku simpan rapih dalam lemari ketamakan. Engkau pun tahu semua itu…
Maafkan aku yang ingkar dari janji ku,…
Saat aku dalam kesulitan, tangan Mu menjamah, memegang erat jemari ku. Yang aku pun angkuh dalam ingatan masa itu. Aku ingkari kehangatan Mu saat aku merasakan kehangantan pelukkan kasih Mu, aku campakkan nama Mu dalam langkah ku. Aku tahu, tanpa ku pinta pun Engkau pasti memaafkan, selama aku tak mendua kan cinta ku kepada Mu.
Sekali lagi Beribu maaf aku pinta…
Semoga Kau mau memaafkan…
Ada lagi, aku tak pernah sadar akan bisikan para penyampai salam tentang Mu, aku abaikan seruan nya, aku terlena dalam dawai tak bertuai. Aku jauhi diri Mu, tapi Engkau tetap menunggu, walau aku pun tak tahu kapan aku akan kembali. Kau tetap setia menunggu.
“ Aku Mau Kembali,”
Tapi aku tak tahu bagaimana aku harus kembali, arah pulang nya pun aku lupa.karena aku takut mengambil resiko atau aku belum cukup bekal. Tetapi Kau tetap menanti…
Sekarang aku pun mulai mencari diri Mu…
Dimana Kau kini ?
Aku mencari dalam kesunyian, aku berbisik pada malam. Aku tanya Bintang, aku saksikan ia beredar dalam malam. Atau aku ketuk kesunyiannya, aku mendengar suara bintang malam, aku saksikan tumbuhan yang tumbuh tanpa nyawa yang terlihat dalam kasat mata. Aku ajak bicara binatang tanah, aku berdialog padanya, jawabannya,”BUNGKAM.”
Aku cari diri-Mu, di rumah peribadatan, yang aku jumpai KETAMAKAN dan bisnis ucapan serta angin syurga yang mereka ceritakan,” Aaah, mereka tukang Obat.” Meraka berkata, dengan ucapan si A, si B. Kata Si A dan Kata si C. Lalu mana kata-kata dari meraka?!.
Mereka bicara tentang mahligai langit, mereka berucap tentang Api. Lalu untuk apa aku mencari Mu, kalau aku takut cerita Horor yang mereka bicarakan. Atau dongeng tentang kerajaan langit, itu BUKAN MILIK KITA, itu Milik Mereka yang mencari Mu juga, tetapi salah terka,katanya “ Bisikan Tuhan,”.Aneh ! Tuhan berbisik.
Aku tetap mencari Mu….
Aku menemukan juga, tapi ….masa ada kekuatan cinta yang lain, cinta ku untuk satu hati saja. Hahahah!Aku tertawa walau aku sadar aku tak tahu apa-apa. Tuhan kok saingan?!!
Tetapiiii aku tetap masih Mencari Mu…
Sampai ku menemukan TITIK NOL, dan aku berucap
Laa Haulah wa laa kuata illa billah….
Add comment Oktober 31, 2009
akualbana
Tags: Kau Ada di dekat Ku
Profil TV
RCTI
RCTI
PT Rajawali Citra Televisi Indonesia
Slogan “RCTI OKE” (1994-sekarang), Saluran Informasi & Hiburan (1991-1992), Menghadirkan Pentas Dunia Di Rumah Anda (1989-1991)
Diluncurkan 24 Agustus 1989
Pemilik PT Media Nusantara Citra Tbk
Kantor pusat Jakarta, Indonesia
Saluran afiliasi Global TV (2001-sekarang), TPI (2003-sekarang), SCTV (1990-1996), Metro TV (2000-2003)
Situs web http://www.rcti.tv
RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia) adalah stasiun televisi swasta Indonesia pertama. RCTI pertama mengudara pada 13 November 1988 dan diresmikan 24 Agustus 1989 dan pada waktu itu, siaran RCTI hanya dapat ditangkap oleh pelanggan yang memiliki dekoder dan membayar iuran setiap bulannya. RCTI melepas dekodernya pada akhir 1989. Pemerintah mengizinkan RCTI melakukan siaran bebas secara nasional sejak tahun 1990 tapi baru terwujud pada akhir 1991 setelah membuat RCTI Bandung pada 1 Mei 1991. Pada 2004 RCTI termasuk stasiun televisi yang besar di Indonesia. Sejak Maret 2004, RCTI dimiliki oleh Media Nusantara Citra, kelompok perusahaan media yang juga memiliki Global TV dan TPI. RCTI telah memiliki hak siar atas ajang sepak bola bergengsi Eropa, Euro 2008 bersama Global TV dan TPI.
Motto RCTI adalah “SEMAKIN OKE”.
TPI
Awal didirikan
TPI pertama kali mengudara pada 2 Januari 1991 selama 2 jam dari jam 08.00-10.00 WIB. TPI diresmikan Presiden Soeharto pada 23 Januari 1991 di Studio 12 TVRI Senayan, Jakarta Pusat. Pada awal pendiriannya, tahun 1991 TPI hanya ingin menyiarkan siaran edukatif saja. Saat itu TPI hanya mengudara 4 jam. Salah satunya dengan bekerjasama dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menyiarkan materi pelajaran pendidikan menengah. Sejak itu TPI mengudara 4 jam, lalu sejak Juni 1991 menjadi 6,5 jam. Lalu menjelang akhir 1991 sudah 8 jam.
Pada tahap awal pendiriannya, TPI berbagi saluran dengan televisi milik pemerintah, TVRI. Perlahan-lahan mereka mengurangi misi edukatif, dengan juga menyiarkan acara-acara lain, termasuk kuis-kuis dan sinetron sebagai selingan.
TPI Setelah Pertengahan 90-an
TPI berpisah saluran dengan TVRI di pertengahan 90-an. Kini, program edukasi tersebut sudah tergusur, dan TPI fokus di program acara musik dangdut, seolah acara lain yang disebut ‘makin Indonesia’ dalam motto barunya seakan tenggelam oleh hingar bingar acara dangdut di TPI. Bahkan TPI sebagai kependekan dari Televisi Pendidikan Indonesia sudah tidak berlaku lagi.
Dalam website resmi TPI, disebutkan TPI adalah Televisi Paling Indonesia, sesuai dengan misi barunya, yakni menyiarkan acara-acara khas Indonesia seperti tayangan sinetron lokal dan musik dangdut. TPI pernah mendapat penghargaan karena telah bertahun-tahun menayangkan acara kuis dangdut pertama di Indonesia yaitu Kuis Dangdut yang dibawakan oleh H. Jaja Miharja dan Dorce Gamalama. Pada Festival Sinetron Indonesia 1997, serial “Mat Angin” (Deddy Mizwar) yang ditayangkan TPI menyabet 11 penghargaan, ditambah dengan 5 penghargaan lagi tahun berikutnya dari serial yang sama. Tak lupa juga acara terfavorit di Indonesia yaitu Santapan Nusantara yang dibawakan oleh Enita Sriyana, sang pakar kuliner .
Program Kontes Dangdut Indonesia yang merupakan versi dangdut dari kontes “American Idol” dan “Indonesian Idol” adalah merupakan program unggulan TPI sampai saat ini. Sejak Juli 2006, 75% saham TPI dimiliki oleh Media Nusantara Citra, kelompok perusahaan media yang juga memiliki RCTI dan Global TV.Sekarang TPI memiliki hak siar atas ajang sepak bola terbesar di Eropa, Euro 2008 bersama RCTI dan Global TV. Direktur utama TPI saat ini adalah Mayjen. TNI. (purn.) Sang Nyoman Suwisma dan Komisaris Utama TPI saat ini adalah Dandy Nugroho Rukmana, yang merupakan putra sulung dari Mbak Tutut
Televisi Republik Indonesia (TVRI)
adalah stasiun televisi pertama di Indonesia, yang mengudara sejak tahun 1962 di Jakarta dan Starvision Plus pada tanggal 23 Agustus 1962[1]. Siaran perdananya menayangkan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-17 dari Istana Negara Jakarta. Siarannya ini masih berupa hitam putih. TVRI kemudian meliput Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta dan di Jakarta Timur di Sentul Pada Tanggal 24 Agustus 1962 sejak Capcom di Jepang pada tahun 1979 dan di Jakarta Indonesia pada sejak 1983.
Dahulu TVRI pernah menayangkan iklan dalam satu tayangan khusus yang dengan judul acara Mana Suka Siaran Niaga (sehari dua kali). Pada tahun 80-an dan 90-an TVRI tidak diperbolehkan menayangkan iklan nayang iklannya hanya di jakarta timur, dan akhirnya TVRI kembali menayangkan iklan. Status TVRI saat ini adalah Lembaga Penyiaran Publik. Sebagian biaya operasional TVRI masih ditanggung oleh negara.
TVRI memonopoli siaran televisi di Indonesia sebelum tahun 1989 ketika didirikan televisi swasta pertama RCTI di Jakarta, dan SCTV pada tahun 1990 di Surabaya.
Indosiar
Indosiar adalah salah satu stasiun televisi swasta nasional di Indonesia. Stasiun televisi ini beroperasi dari Daan Mogot, Jakarta Barat Stasiun siaran media televisi gelombang beroperasi dari Jakarta sejak tahun 1994. Indosiar didirikan dan dikuasai oleh Grup Salim melalui PT Indosiar Karya Media Tbk yang tercatat di Bursa Efek Jakarta. Jakarta eksport sukses yaitu ; Indofood, Indo Es Krim Meiji, Indomilk, Indomobil, Indobakeri, Bintang 7, Merak Djinggo, Indocement, Astra International, Sinarmas, dan Indoroti.
Slogan “Memang Untuk Anda” Wilayah siaran Jakarta, Indonesia Diluncurkan 1 Januari 1994 Pemilik Grup Salim Kantor pusat Jakarta, Indonesia Saluran afiliasi Elshinta TV.
MetroTV
Diluncurkan 25 November 2000 Stasiun TV ini pada awalnya memiliki konsep agak berbeda dengan yang lain, sebab selain mengudara selama 24 jam setiap hari, stasiun TV ini hanya memusatkan acaranya pada siaran warta berita saja. Tetapi dalam perkembangannya, stasiun ini kemudian juga memasukkan unsur hiburan dalam program-programnya. Metro TV adalah stasiun pertama di Indonesia yang menyiarkan berita dalam bahasa Mandarin: Metro Xin Wen, dan juga satu-satunya stasiun TV di Indonesia yang tidak menayangkan program sinetron. Metro TV juga menayangkan siaran internasional berbahasa Inggris pertama di Indonesia Indonesia Now yang dapat disaksikan dari seluruh dunia. Stasiun ini dikenal memiliki presenter berita terbanyak di Indonesia
Metro TV juga menayangkan program e-Lifestyle, yakni program talkshow yang membahas teknologi informasi dan telekomunikasi. Metro TV dimiliki Media Group pimpinan Surya Paloh yang juga memiliki harian Media Indonesia dan Lampung Post.
tvOne
tvOne (sebelumnya bernama Lativi) adalah sebuah stasiun televisi swasta Indonesia. Stasiun televisi ini didirikan pada tanggal 9 Agustus 2002 oleh pengusaha Abdul Latief. Pada saat itu, konsep penyusunan acaranya adalah banyak menonjolkan masalah yang berbau klenik, erotisme, berita kriminalitas dan beberapa hiburan ringan lainnya. Sejak tahun 2006, sebagian sahamnya juga dimiliki oleh Grup Bakrie yang juga memiliki antv.
Pada 14 Februari 2008, Lativi secara resmi berganti nama menjadi tvOne, dengan komposisi 70 persen berita, sisanya gabungan program olahraga dan hiburan. Abdul Latief tidak lagi berada dalam kepemilikan saham tvOne. Komposisi kepemilikan saham tvOne terdiri dari PT Visi Media Asia sebesar 49%, PT Redal Semesta 31%, Good Response Ltd 10%, dan Promise Result Ltd 10%. Direktur Utama tvOne saat ini adalah Erick Thohir yang juga merupakan Direktur Utama Harian Republika
Pasa Sejak Hari Kamis, 14 Februari 2008, pukul 19.00 WIB Malam, merupakan saat bersejarah karena untuk pertama kalinya tvOne mengudara. Peresmian dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, tvOne menjadi stasiun tv pertama di Indonesia yang mendapatkan kesempatan untuk diresmikan dari Istana Presiden Republik Indonesia.
tvOne secara progresif menginspirasi masyarakat Indonesia yang berusia 15 tahun ke atas agar berpikiran maju dan melakukan perbaikan bagi diri sendiri serta masyarakat sekitar melalui program News and Sports yang dimilikinya.
Mengklasifikasikan program-programnya dalam kategori News One, Sport One, Info One, dan Reality One, tvOne membuktikan keseriusannya dalam menerapkan strategi tersebut dengan menampilkan format-format yang inovatif dalam hal pemberitaan dan penyajian program.
Sebagai pendatang baru dalam dunia News, tvOne telah mempersiapkan bentuk berita baru yang belum pernah ada sebelumnya. Seperti Apa Kabar Indonesia, yang merupakan program informasi dalam bentuk diskusi ringan dengan topik-topik terhangat bersama para narasumber dan masyarakat, disiarkan secara langsung pada pagi hari dari studio luar tvOne. Program berita hardnews tvOne dikemas dengan judul : Kabar Terkini, Kabar Pagi, Kabar Pasar, Kabar Siang, Kabar Petang dan Kabar Malam. Kemasan yang berbeda juga disuguhkan oleh Kabar Petang, menampilkan bentuk pemberitaan yang menghadirkan secara langsung berita-berita dari Biro Pusat Jakarta dan beberapa Biro Daerah ( Medan, Surabaya, Makassar ) dengan bobot pemberitaan yang berimbang antar semua Biro. Program ini meraih penghargaan MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai “Tayangan Berita yang Dibacakan Langsung Oleh 5 Presenter dari 4 Kota Yang Berbeda Dalam Satu Layar”. Sedangkan Kabar Malam bekerjasama dengan seluruh media nusantara untuk menghasilkan editorial yang lengkap, kredibel dan dinamis.
Tayangan Sport tvOne akan meliputi pertandingan-pertandingan unggulan yang disiarkan langsung, mulai dari Kompetisi Sepakbola Nasional (Copa Indonesia), Sepak Bola Eropa (Liga Inggris dan Liga Belanda), Kompetisi Bola Basket Nasional (IBL) dan Bola Voli Nasional (Pro Liga).
tvOne juga menayangkan program-program Selected Entertainment yang mampu memberikan inspirasi bagi para pemirsa untuk maju dan selalu berpikiran positif, tanpa unsur membodohi.
Pada awal tahun ini, tvOne memiliki 26 stasiun pemancar dan pada akhir tahun akan menjadi 37 stasiun pemancar di berbagai daerah dengan jumlah potensi pemirsa 162 juta pemirsa. Melalui perkembangan tersebut, diharapkan penyebaran semangat tvOne untuk mendorong kemajuan bangsa dapat terealisasi dengan baik.
“tvOne : Memang Beda”
Global TV
Diluncurkan 1 Januari 2005,
Global TV adalah adalah salah satu stasiun televisi swasta nasional di Indonesia. Global TV awalnya hanyalah stasiun televisi swasta lokal di Jakarta dan belakangan meluaskan siaran ke 5 kota besar luar Jakarta. Global TV memiliki hak siar atas liga balap paling bergengsi di dunia, Formula 1 setelah sebelumnya hak siar Formula 1 dikuasai TPI, dan kejuaraan dunia balap antar negara, A1. Kedua ajang ini disiarkan Global TV sendirian. Global TV juga memiliki hak siar dalam ajang sepak bola terbesar sedunia tahun 2008, Euro 2008, bersama RCTI dan TPI. Direktur Utama Global TV saat ini adalah Daniel Tatang Hartono yang merupakan mantan Direktur Keuangan RCTI
Sejarah
Global TV berdiri pada tanggal 1 Januari, 2005 dan dimiliki oleh Media Nusantara Citra, kelompok perusahaan media yang juga memiliki RCTI dan TPI. Stasiun ini pada awalnya didirikan untuk merelay acara-acara MTV Asia, yang sebelumnya direlay melalui antv, namun pada perkembangannya juga menyiarkan acara-acara non-MTV dengan pembagian 8 jam untuk Global TV, 8 jam untuk MTV dan 8 jam untuk Nickelodeon.
antv
Sejarah
antv didirikan pada 1 Januari 1993 sebagai stasiun televisi lokal di kota Lampung. Tanggal 18 Januari 1993 antv mendapat izin siaran nasional melalui Keputusan Menteri Penerangan RI No. 04A/1993. Sepuluh hari setelah izin tersebut keluar antv mengudara secara nasional. Studio antv yang semula berada di Lampung dipindahkan ke Jakarta.
Tepat tanggal 1 Maret 1993 antv untuk pertama kalinya memproduksi program sendiri berupa liputan berita aktual jalannya Sidang Umum DPR/MPR. Saat itu antv berhasil melakukan siaran langsung meliput jalannya kegiatan penting kenegaraan. Momen istimewa itu yang kini dijadikan sebagai hari jadi antv.
Stasiun televisi ini pada mulanya dikhususkan pada pemirsa remaja (usia 13–25 tahun) dan pernah menyiarkan acara-acara MTV Indonesia hingga awal tahun 2000-an, tetapi dalam perkembangannya stasiun ini berkembang menjadi stasiun untuk segala usia, sama dengan stasiun televisi yang lain.
antv berhasil mencatatkan prestasi gemilang di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai penyelenggara konser selama 72 jam yang diselenggarakan akhir tahun 2003.
Pada 30 April 2006 antv berhasil menjalin kerjasama strategis dengan jaringan televisi dunia STAR TV. Kerjasama ini ditandai dengan masuknya 20% saham STAR TV ke antv. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
antv (dieja Anteve, singkatan dari Andalas Televisi) adalah salah satu stasiun televisi swasta nasional di Indonesia.
antv dimiliki oleh konglomerat Aburizal Bakrie dan sekarang dikelola oleh yaitu Anindya Bakrie, yang menjadi Presiden Direktur dari stasiun televisi ini. Konglomerat media asal Amerika Serikat, Rupert Murdoch, membeli sekitar 20% saham antv pada 30 April 2006 melalui perusahaannya di Hong Kong, Star TV dan menunjuk Paul Francis Aiello sebagai Presiden Komisaris . Pangsa pasar antv saat ini adalah sekitar 5% dari 180 juta penonton
TRANS 7
Diluncurkan 25 November 2001
(diluncurkan ulang pada 15 Desember 2006)
Sejarah
Trans7 berdiri dengan ijin dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jakarta Pusat dengan Nomor 809/BH.09.05/III/2000 dengan nama TV7 yang sahamnya sebagian besar dimiliki oleh Kelompok Kompas Gramedia (KKG). Pada tanggal 22 Maret 2000 keberadaan TV7 telah diumumkan dalam Berita Negara Nomor 8687 sebagai PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh. Pada 4 Agustus 2006, Para Group melalui PT Trans Corpora resmi membeli 49% saham PT Duta Visual Nusantara Tivi 7. Dengan dilakukannya re-launch pada tanggal 15 Desember 2006, tanggal ini ditetapkan sebagai hari lahirnya Trans7. Direktur Utama Trans7 saat ini adalah Atiek Nur Wahyuni.
sumber : Wikipedia
Add comment Oktober 19, 2009
akualbana
TAHU GEJROT
Tahu Gejrot – Cirebon
Menu Untuk : 300 tahu
Bahan Utama : Tahu
Kuah ( Saos )
Bahan – Bahan :
1. Gula merah ½ Kg
2. Kecap manis satu botol 1/4 L
3. Garam secukupnya
4. Penyedap rasa
5. Asam Mading ( kandis )
6. Air matang 5 L
Bumbu campuran
1. cabai rawit
2. Bawang merah
3. Bawang putih
4. garam
Cara pembuatan
Kuah ( Saos )
Masak bahan – bahan tersebut dalam wajan, berikut kecap, gula merah, garam, penyedap rasa, asam madding ( rebus ) aduk dan ratakan sampai mendidih.
Cara Penghidangan
Siapakan cobek / alat gerus, masukan cabai rawit (sesuai selera ), bawang merah / putih secukupnya, garam. Lalu haluskan layaknya membuat sambal, campur rata dengan kuah yang sudah di olah pada cara pembuatan di atas. Kemudian potong tahu tersebut disesuaikan potongan dadu. Campur tahu tersebut dengan kuah dan bumbu yang sudah disiapkan semula. Tahu gejrot ( khas Cirebon, Pabedilan ) asal lahir Carli ST 12. Siap dihidangkan. Selamat mencoba.
Tahu Gejrot
Add comment Oktober 18, 2009
akualbana
| Previous Posts |