Syair Tunanetra
( Di Penghujung Ramadhan )

Tuhaaanku…Yang Maha Melihat
Inilah waktu dimana aku merasakan seperti mereka yang melihat.

Dahagaku hari ini dirasakan jutaan manusia di seluruh dunia.
Sujudku sebanding dgn mereka…
Rekapitulasi kebajikanku pun sama dengan mereka…
Lisan pun basah dgn asma Mu
Perih perutku pun mereka rasakan…

Telinga ini masih sanggup mendengar Gema Takbir nantinya..
Dan hati ku akan rasakan di MALAM-MALAM TERAKHIR Ramdhan Mu…

Sungguh….sungguh Tuhan…!
Tetapi mata ini tak SANGGUP utk Meneteskan AIR MATA, sepertiku MELEPAS ORANG YG AKU CINTAI di UJUNG DERMAGA…

SAPU TANGAN ini menjadi Simbol lambaian Kesedihanku….Melepas Ramadhan ku utk meninggalkan PELABUHAN ketaqwaan…

Tuhan…andai ini RAMADHAN ku terakhir…ku titipkan KESEDIHAN KU di sepucuk Sapu Tangan tanpa air mata.

( Hasan Al Bana )

View on Path