HAH! Gaji Seorang Presiden 350 Ribu Per Bulan?!

Apa yang ada dibenak loh, ketika mendengar Jabatan seorang presiden? Kehidupan yang glamour, tinggal di rumah dinas yang mewah, “mau apa pun tinggal tunjuk sana, tunjuk sini.” Dikelilingi pembantu yang siap melayani 24 jam, mau kemana-mana dianter dan dikawal puluhan pasukan khusus. Gaji dan tunjangan hidup yang tidak pernah putus, belum lagi income lain yang didapat.

Tidak bagi mereka, meskipun jabatan sebagai kepala negara tetapi ternyata masih ada loh, seorang presiden yang memiliki gaji hanya Rp. 350 ribu perbulan, serta ada juga yang penghasilan mereka disumbangkan untuk membiayai kebutuhan rakyatnya. Nih, ane punya nama-nama presiden dunia yang penghasilannya disumbangkan untuk kegiatan sosial dan meraka hidup di bawah istilah sejahtera.

a. Jose Mujica
Presiden Uruguay saat ini berada di kediaman di Montevideo pada 13 Februari 2014. Pria 78 tahun yang dikenal sebagai presiden termiskin di dunia ini mendonasikan 90 persen gajinya untuk menambah anggaran sosial Uruguay dan lebih memilih tinggal di rumah sederhana kamar satu yang berada di sebuah peternakan.

b. Presiden Bolivia Evo Morales

saat bersama buruh memperingati May Day di La Paz pada 1 Mei 2014. Evo, presiden yang lahir dari golongan petani ini mengumumkan pemotongan setengah gajinya untuk meningkatkan jumlah guru dan dokter saat pertama kali menjabat.

Presiden Bolivia Evo Morales ( Tengah )

c. Nelson Mandela

Nelson Mandela berada di tengah kerumunan pendukung saat Kongres Nasional Afrika (ANC) di Rustenburg pada 30 Januari 1994. Mandela rutin memotong gajinya untuk disumbangkan bagi anggaran sosial, bahkan menyerahkan sepertiga gajinya untuk membantu anak-anak.

d. Fidel Castro

saat foto bersama dengan Diego Maradona (kanan) di Revolusi Palace. Castro hidup sangat sederhana dan semasa menjabat dirinya hanya menerima gaji sebesar 900 peso Kuba atau setara Rp 350 ribu per bulan.

e. Hugo Cavez

Hugo Cavez menyapa para pendukung di Carora, Venezuela. Cavez terlahir dari keluarga kelas pekerja yang kerap menyumbangkan sebagian besar gajinya untuk anggaran sosial, bahkan selalu membuka pintu istana presiden untuk rakyat.

Nah, jadi dapat kita pahami kendati mereka kepala negara, tetapi tidak semua memiliki fasilitas lebih dari apa yang negara berikan untuk mereka. Apakah mungkin Joko Widodo ( Jokowi ) mampu sesederhana mereka?!
Semoga saja kita memiliki presiden yang bersahaja. Amien.

( Sumber : Merdeka )