Move On Dalam Hitungan Jam

Setiap orang yang menjalin hubungan pasti pernah mengalami ke-galau-an yang teramat dahsyat.

Hanya mereka yang tidak pernah mengalami ‘Jatuh Cinta’ lah yang tidak pernah merasakan kehadiran makhluk yang bernama ‘galau’.

image

Dan perlu dicatat, mereka yang jatuh cinta terkadang melupakan point-point berikut ini :

♡ Tidak sadar, bahwa sebelum jatuh cinta, anda lupa pada awalnya kita sendiri tanpa kekasih, bukan? Lalu mengapa disaat putus cinta, anda menangis?!

♡ Kita lebih suka dilambung angan-angan dan bualan-bualan semasa sedang hangat-hangatnya hubungan. Apakah kita masih bertahan dengan hubungan yang hanya sebatas imajinasi? Sekarang saya mau bertanya, anda hidup di alam sadar atau dialam mimpi?! Mengapa kita tidak sadar bahwa diri ini hanya dibangunkan mimpi semu, apakah anda mau hidup di alam ketidakpastian?!

Berapa banyak waktu yang terbuang sia-sia dan dalam tidak sadar anda sudah menutup peluang datangnya cinta yang sesungguhnya, bukan cinta di alam mimpi atau dalam tidak sadarnya anda.

♡ Hanya masalah cerita saja, kita begitu berat untuk merubah alur cerita. Ketika anda ingat dengan pasangan anda begitu mesrah makan bakso, mengapa anda tidak berani untuk merubahnya menjadi makanan dan tempat yang lebih indah, misal restoran Jepang dan siap saji.

Jika anda terkenang dengan masa-masa indah di saat berjalan kaki dengan si dia, mengapa anda tidak rubah dengan menggunakan motor sport atau anda yakin kelak anda mempunyai pasangan yang nantinya mengantar anda dengan mobil sport keluaran terbaru?!!!

Nah, itu hanya sebatas cerita dan kenangan yang menurut anda begitu indah. Yakinlah, kita bisa merubah alur cerita yang lebih indah bukan?! Lalu mengapa anda harus menangis?!

♡ Kita sering meninggalkan orang-orang terdekat yang selalu membawakan kesenangan, kebahagiaan dan rela melepas mereka dengan si dia yang hanya kita kenal dalam hitungan hari, bulan atau tahun. Apa pantas anda menangisi dia yang baru dikenal, bukan hanya itu saja justru hadirnya dia membawa kesengsaraan hidup anda, lalu mengapa anda pertahankan?!

Ok, anggaplah kehadirannya itu sebagai pembelajaran untuk kita, sebab jika kita berpisah dengannya ;

● Tuhan telah menyiapkan pendamping yang lebih baik.

● Ada guratan cerita yang lebih indah kelak.

● Dengan perpisahan kita diajarkan untuk menghargai arti sebuah pertemuan.

● Seperti inilah cara Tuhan memeluk mu dan rindu akan lisan kita yang dahulu sering memanggilnya dalam do’a.

● Anda diajarkan untuk lebih memberikan arti bagi orang-orang yang benar-benar cinta dan sayangi kita apa adanya, yang dahulu sempat anda tinggalkan dan lupakan.

Jadiiiii…..

Mulai detik ini, anda lupakan dia yang hanya memberikan janji-janji palsu.

Mulai detik ini, anda kembali kepada orang-orang yang benar-benar mengasihi dan membutuhkan perhatian anda.

Mulai detik ini juga,  angkat kedua telapak tangan anda, ucapkan “Tuhan, aku datang kepada-Mu dan menyadari bahwa Engkau-lah sebenar-benarnya Cinta Kasih.”