‘Jihadnya’ Ust. Arifin Ilham Dipertanyakan

Lagi-lagi bangsa ini diuji dengan sentimentil terhadap satu aliran dalam Islam. Dengan mudahnya penilaian kebenaran, pengkafiran, penyesatan disematkan pada siapa pun mereka yang tidak se-paham, se-pendapat dan se-pemikiran.

image

Peristiwa Sampang menjadi catatan hitam sejarah keberagaman itu masih dipandang sebelah mata,’sesat’ dan kafir tanpa mau cari tahu, tanpa mau mengkaji, mendalami dimana nilai kesesatannya??!

Bukan saja bicara dalam konteks Syi’ah dan Sunni, bahkan apa pun yang beraroma ‘westernisasi’, kebarat-baratan begitu mudah dikatakan tidak benar, entah berpura-pura anti Barat tetapi sering menggunakan product-product barat, fashion, gaya hidup, mungkin takut dibilang ‘kampungan’ atau ketinggalan zaman.

Bangsa ini dengan mudah terprovokasi doktrin atau pemikiran yang ditumpangi  kepentingan-kepentingan para ‘misionaris agama’. Seperti itu lah apa yang terjadi saat ini, keributan dikampung ‘Adzikra’ asuhan Ust. ARIFIN ILHAM  terpicu lantaran spanduk menyudutkan salah satu mazhab.

Kontan membuat ustadz bersuara khas ini mengangkat tangan untuk menegakan Jihad. Entah dimana nilai jihad yang dimaksud, melawan sesama muslim-kah, yang hanya berbeda faham?! Sekali lagi, cobalah mencari tahu, menelaah, mendalami dimana letak kesesatannya, sudahkah hal itu dilakukan?! Berapa kitab syi’ah yang sudah didalami dan dikaji? Barulah silahkan menilai kesesatannya tersebut, jika memang ada nilai-nilai kesesatannya.

Bukankah bangsa Indonesia yang memiliki keragaman, menghargai nilai-nilai perbedaan yang tersulam rapih dalam hembusan nafas NKRI, kebinekaan dan demokrasi. Jangankan mereka yang beragama, yang sekedar mengenal Tuhan tetapi tak beragama saja masih dilindungi Undang-Undang di negara ini.

Jadi, pantaskah di-Jihad-kan atau memerangi sesama muslim?! Atau biarkan bangsa ini tidak lagi menghargai agama? Dan saudara se-iman saja tidak menemukan rasa nyaman tuk memeluk Islam secara kafah??

Wallahu’alam