MEMBONGKAR DOA Yang DIKABULKAN.

Seperti seorang anak yang meminta kepada kedua orang tuanya. Atau posisikan diri kita sebagai orang tua. Atau ketika kita meminta pada atasan

image

“Pak, saya tidak punya uang. Boleh minta beberapa puluh ribu saja?!!”

Memang diluar dari batas kewajaran, tidak terdengar santun. Diluar konteks kedekatan atasan dengan bawahan. Kita butuh muqodimah ( pembuka ) bukan karena basa-basi tetapi rasa bahasa, redaksi bahasa dan santun dalam berbahasa yang harus kita perhatikan.

Beda, ketika seorang anak merengek meminta dibelikan sesuatu dibandingkan anak yang meminta kepada orang tuanya melalui cara ia mencuri hati orang tuanya, si orang tua pun akan merasa ikhlas untuk memberikan apa yang diinginkan si anak, bahkan dengan cara apa pun akan diupayakan.

Maka, sentuhlah Tuhan mu dengan lemah lembut, sebab Dia-lah yang Maha Lembut. Memintalah dengan penuh kehambaan, sebab tidak mungkin orang kaya lagi dermawan merasa terbebani untuk memberikan dari apa yang dimiliki. Begitu juga dengan Tuhan-mu yang Maha Kaya, Ia tak akan menahan apa yang Dia miliki.

Perlu rasanya, nilai rasa dalam do’a menjadi penghantar untuk kita meminta pertolongan pada Tuhan. Bukankah Tuhan memberikan sinyal untuk menjadikanNya tempat meminta?! Tetapi mohon untuk memperhatikan kesantunan dalam meminta atau menyampaikan apa yang menjadi keinginan kita.

Kalau boleh diibaratkan sebuah karya tulis, setidaknya doa pun perlu memiliki kerangka doa.

1. Pujilah Tuhan-mu, dengan 1001 Nama yang Ia miliki.
2. Sampaikan apa yang telah Dia berikan, sehingga kita mampu bersyukur dengan apa yang sudah kita dapatkan.
3. STOP MENGELUH!!! Bukan berarti tidak boleh mengeluh, bersikaplah tegar karena tanpa kau menjerit dan meratap Tuhan pasti tahu kesedihan yang sedang kamu hadapi, bukan?!
4. Memintahlah dengan kesantunan, keteduhan dan pengharapan.
5. Hapus doa-doa konvensional dengan sederet FORM REQUEST doa yang njlimet.

Mungkin ada beberapa kata kiasan dalam doa yang saya coba saya utarakan dalam tulisan ini.

1. Do’a Ketika Kita dalam Kesedihan.

    “Duhai Air mata, aku punya Tuhan yang mampu menghapus kesedihan.

2. Do’a Meminta Kemudahan Rezeki.

     “Wahai Kemiskinan, aku punya Tuhan yang Maha Kaya, dan Aku Yakin Tuhan tidak akan membiarkanku terpuruk dalam kemiskinan….”

3. Doa Ketika PATAH HATI.

   “Wahai Cinta Yang kini Semu, ingat! Aku punya Tuhan yang memelukku Hangat dengan Kasih dan Sayang-nya. Aku sadar air mata ini tidak pantas untuk menangisi orang yang tidak menangisiku. Dan aku yakin, seperti inilah jalan yang Tuhan pilih, untukku kembali dalam pelukan cintanya.

Dan masih banyak lagi doa-doa yang akan Saya jabarkan. Wallahu’alam….

Note : jika artikel ini menarik untuk anda, terimakasih sudah mencantumkan ‘sumber’ sebagai etika menghargai karya orang lain.

Baca Artikel Lainnya :
Amerika Kecolongan Simbol Patung Liberty